Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu part4

5 cara turun kan wild mahjong ways banjir runtuhan tanpa putus part4

Strategi mahjong ways agar selalu gacor saat jam ramai menurut mbg

Cara jebol maxwin gates of olympus dengan pola terbaru dari pendemo mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus jade treasure adventure dengan sensasi baru

Mahjong Ways tawarkan bagi-bagi bonus dragon pearl prosperity dengan sensasi premium

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus fortress dengan hadiah spesial

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus glory path dengan bonus menarik

Pragmatic Play berikan bagi-bagi bonus dragon crown fortune dengan peluang menarik

Mahjong Ways berikan bagi-bagi bonus dragon wealth festival dengan hadiah premium

Slot online kekinian hadirkan bonus burst event dengan algoritma cerdas

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus festival harta berkilau dengan sensasi modern

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus majesty dengan nilai fantastis

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus dragon power dengan kejutan maksimal

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling akurat

PGSoft hadirkan bagi-bagi bonus star wealth celebration dengan hadiah beruntun

journals.unisba.ac.id

journals.unisba.ac.id

journals.unisba.ac.id

journals.unisba.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

depo 10k depo 10k
berita

Gus Anta Dukung PKB dalam Kajian Konsisten terhadap Kitab Mbah Hasyim

Gus Anta Maulana, sebagai cicit dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, memberikan apresiasi kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas komitmen mereka dalam mengadakan kajian kitab karya pendiri Nahdlatul Ulama setiap bulan Ramadan. Kegiatan ini dianggap penting dalam menjaga warisan intelektual dan spiritual yang ditinggalkan oleh Mbah Hasyim.

Apresiasi tersebut diungkapkan Gus Anta saat menghadiri acara penutupan kajian kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim yang berlangsung di Kantor DPP PKB, yang terletak di Jalan Raden Saleh No. 9, Jakarta Pusat, pada tanggal 12 Maret 2026.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada PKB. Kebangkitan dan ketekunan PKB dalam membedah karya Mbah Hasyim setiap bulan Ramadan sangat saya hargai,” ucap Gus Anta.

Menurutnya, kajian kitab ini memiliki signifikansi yang besar, terutama dalam mendalami adab dalam pencarian ilmu dan cara memilih guru yang tepat. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam karya KH Hasyim Asy’ari bersifat universal dan relevan bagi berbagai kalangan, tidak hanya terbatas pada santri.

“Pentingnya menggelar kajian ini adalah untuk menekankan adab dalam mencari ilmu dan guru. Pesan-pesan yang disampaikan Mbah Hasyim bersifat universal, tidak hanya untuk kalangan santri, tetapi juga untuk masyarakat luas,” tambahnya.

Gus Anta juga menilai bahwa pemikiran KH Hasyim Asy’ari sangat visioner. Banyak pesan dalam karya beliau yang masih relevan dan seakan telah memprediksi kondisi zaman yang kita hadapi saat ini.

“Dari kitab beliau, kita bisa melihat bahwa Mbah Hasyim memiliki pandangan yang jauh ke depan. Beliau sudah meramalkan banyak hal yang sekarang kita alami,” jelasnya.

Ia menyoroti salah satu pesan penting dari kitab tersebut mengenai kehati-hatian dalam memilih guru. Dalam era perkembangan teknologi saat ini, fenomena berguru secara instan melalui kecerdasan buatan (AI) harus disikapi dengan bijak.

“Salah satu poin yang saya ingat dari kajian ini adalah pentingnya kehati-hatian dalam memilih guru. Saat ini, banyak yang berguru kepada AI, yang tentu saja tidak tepat,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Gus Anta juga menjelaskan mengenai proses panjang kodifikasi karya-karya KH Hasyim Asy’ari yang dilakukan oleh ayahnya, KH Ishomuddin Hadzik. Proses ini dimulai ketika KH Ishomuddin menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

“Proses kodifikasi karya-karya Mbah Hasyim dilakukan oleh ayah saya saat beliau mondok di Lirboyo. Itu adalah sebuah tantangan yang tidak mudah,” jelasnya.

➡️ Baca Juga: Mobil Hyundai Termahal di Indonesia: Beberapa Model dengan Harga Setara Rumah

➡️ Baca Juga: Harga Mobil Listrik Kini Semakin Terjangkau untuk Berbagai Kalangan Pembeli

Related Articles

Back to top button