www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

depo 10k depo 10k
berita

Bahaya Abu Vulkanik bagi Pesawat: Pengalaman British Airways Masuk Awan Erupsi Galunggung

Minggu, 6 September 2026, ribuan penerbangan mengalami gangguan akibat letusan Gunung Anak Krakatau. Penghentian operasional penerbangan sebagai respons terhadap aktivitas vulkanik adalah langkah keamanan yang sangat penting. Abu vulkanik berpotensi menyebabkan kerusakan pada berbagai komponen krusial pesawat, yang pada akhirnya dapat membahayakan keselamatan penumpang dan awak kabin.

Menurut informasi dari skybrary.aero pada 7 September 2026, ancaman utama terhadap keselamatan penerbangan ketika pesawat terbang melalui area dengan konsentrasi abu vulkanik tinggi adalah melelehnya partikel-partikel abu di dalam mesin. Komposisi utama abu vulkanik adalah silikat yang memiliki titik leleh sekitar 1.100 derajat Celsius.

Suhu ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan suhu inti mesin turbin modern berjenis high-bypass, yang dalam pengoperasian normal bisa mencapai setidaknya 1.400 derajat Celsius. Seiring dengan perkembangan desain mesin yang fokus pada efisiensi bahan bakar, suhu inti mesin juga cenderung meningkat.

Partikel abu silikat yang masuk ke dalam mesin akan meleleh pada bagian mesin yang memiliki suhu tinggi. Material ini kemudian menempel pada bilah turbin bertekanan tinggi dan panduan aliran. Situasi ini dapat drastis mempersempit jalur aliran udara, sehingga menimbulkan peningkatan tekanan di ruang pembakaran dan keluaran kompresor secara cepat. Hal ini bisa menyebabkan mesin mengalami surge, yang pada gilirannya mengakibatkan mesin kehilangan daya dorong.

Dalam kondisi yang paling ekstrem, pesawat bisa mengalami kehilangan daya dorong sementara sampai total. Mesin pesawat baru dapat dinyalakan kembali jika berhasil keluar dari awan abu dan kembali ke udara bersih. Namun, jika konsentrasi abu terlalu tinggi, partikel abu dapat mengganggu fungsi mesin hanya dengan menumpuk di dalamnya.

Endapan abu di dalam mesin dapat menghambat aliran udara, yang pada awalnya memicu terjadinya engine surge, dan akhirnya dapat menyebabkan flame out, atau mesin mati total. Dengan cepat mengurangi daya dorong mesin hingga posisi idle dapat menurunkan suhu inti mesin, sehingga mencegah partikel silikat meleleh.

Selain dampak langsungnya, abu vulkanik juga dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada mesin. Partikel-partikel abu tersebut bersifat abrasif dan dapat mengikis permukaan bagian dalam mesin turbin. Meskipun kondisi ini tidak selalu menyebabkan gangguan operasional secara langsung, kerusakan ini dapat mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar. Kerusakan semacam ini bersifat permanen, sehingga usia pakai mesin yang terpapar abu vulkanik dapat berkurang secara signifikan.

➡️ Baca Juga: Polisi Tegaskan Tindak Tegas Pelanggaran Hafal Al-Qur’an Demi Miras Jika Terbukti Pidana

➡️ Baca Juga: Longsor Sampah Bantargebang: Korban Tewas Meningkat Menjadi 5, 4 Orang Masih Hilang

Related Articles

Back to top button