Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu part4

5 cara turun kan wild mahjong ways banjir runtuhan tanpa putus part4

Strategi mahjong ways agar selalu gacor saat jam ramai menurut mbg

Cara jebol maxwin gates of olympus dengan pola terbaru dari pendemo mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus jade treasure adventure dengan sensasi baru

Mahjong Ways tawarkan bagi-bagi bonus dragon pearl prosperity dengan sensasi premium

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus fortress dengan hadiah spesial

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus glory path dengan bonus menarik

Pragmatic Play berikan bagi-bagi bonus dragon crown fortune dengan peluang menarik

Mahjong Ways berikan bagi-bagi bonus dragon wealth festival dengan hadiah premium

Slot online kekinian hadirkan bonus burst event dengan algoritma cerdas

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus festival harta berkilau dengan sensasi modern

Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus zeus majesty dengan nilai fantastis

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus dragon power dengan kejutan maksimal

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling akurat

PGSoft hadirkan bagi-bagi bonus star wealth celebration dengan hadiah beruntun

journals.unisba.ac.id

journals.unisba.ac.id

journals.unisba.ac.id

journals.unisba.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unipasby.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

jurnal.unimor.ac.id

depo 10k depo 10k
berita

Bonnie Triyana: Penyerangan Aktivis KontraS dengan Air Keras Tanda Darurat HAM dan Ancaman Demokrasi

Anggota DPR RI Bonnie Triyana menegaskan bahwa insiden kekerasan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang melibatkan penyerangan dengan air keras, merupakan serangan serius terhadap perjalanan panjang perjuangan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia.

Dia menegaskan, sebagai individu yang tumbuh dalam era rezim otoriter, ia sangat menolak jika bangsa ini kembali terjebak dalam masa-masa kelam ketika aktivis dianiaya, diculik, atau bahkan dihilangkan hanya karena mereka berani mengungkapkan pendapat.

“Serangan dengan air keras terhadap Andrie Yunus bukanlah tindakan kriminal biasa,” ungkap Bonnie dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan di Jakarta pada 14 Maret 2026.

Bonnie juga menganggap tindakan penyiraman air keras ini sebagai pelanggaran terhadap kemanusiaan dan sebuah sinyal darurat HAM yang menunjukkan adanya praktik antidemokrasi yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa tindakan teror untuk membungkam suara-suara kritis hanya akan memicu gelombang perlawanan yang lebih kuat di kalangan masyarakat.

“Sejarah telah membuktikan bahwa kekerasan terhadap aktivis tidak pernah berhasil meredam kebebasan berpendapat. Sebaliknya, gerakan masyarakat sipil selalu bangkit dengan lebih kuat setiap kali menghadapi ancaman,” tambahnya.

Bonnie mengaitkan serangan ini dengan sejarah kelam kekerasan terhadap aktivis di Indonesia, mencatat peristiwa-peristiwa seperti penculikan aktivis di tahun 1997/1998, pembunuhan Marsinah pada tahun 1993, dan Munir pada tahun 2004, serta insiden penyiraman air keras yang menimpa aktivis buruh pada era 1990-an yang hingga kini masih banyak yang belum terpecahkan.

“Praktik-praktik buruk dari masa lalu ini tidak boleh terulang kembali di era reformasi yang kita jalani sekarang,” tegasnya.

Oleh karena itu, Bonnie mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku serta mengungkap aktor intelektual di balik serangan ini hingga ke akar-akarnya. Dia menegaskan bahwa pelaku teror harus dihadapkan pada proses hukum yang adil dan tidak bisa dibiarkan bebas begitu saja.

Jika pelaku berhasil ditangkap, ia menekankan bahwa mereka harus dikenakan pasal berlapis, termasuk pasal tentang percobaan pembunuhan berencana yang membawa ancaman pidana maksimal. Hal ini dikarenakan tindakan kekerasan tersebut hampir merenggut nyawa korban dan menyebabkan luka bakar yang serius, mencapai 24 persen.

Bonnie berpendapat bahwa negara, melalui aparat penegak hukum, memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan bahwa kasus kekerasan terhadap aktivis tidak berakhir dengan impunitas, seperti yang sering terjadi di masa lalu.

“Korban berhak mendapatkan perlindungan maksimal, terutama mengingat mereka berjuang di bidang advokasi HAM dan kebebasan berekspresi,” ujarnya.

➡️ Baca Juga: Identifikasi Cryptocurrency Berkualitas untuk Keputusan Investasi yang Tepat dan Tepat Waktu

➡️ Baca Juga: Peran Pemuda dalam Membangun Bangsa: Suara yang Harus Didengar

Related Articles

Back to top button