depo 10k depo 10k
bisnis

Bank bjb Perkuat Posisi Strategis dalam Digitalisasi Pendapatan Daerah yang Efektif

Digitalisasi telah menjadi keharusan dalam pengelolaan pemerintahan, termasuk pada tingkat daerah yang harus semakin responsif terhadap kemajuan teknologi. Dalam hal ini, bank bjb berkomitmen untuk memperkuat digitalisasi daerah sebagai landasan utama dalam meningkatkan layanan publik dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

Komitmen ini semakin ditegaskan melalui kehadiran bank bjb di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada 16 April 2026 di Jakarta. Forum ini menjadi platform strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta sektor perbankan.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Direktur Pendapatan Daerah Kemendagri, Teguh Narutomo, serta Direktur Pajak Daerah & Retribusi Daerah Kemenkeu, Lira Kurniawati. Selain itu, turut hadir juga Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, A Fathoni, dan Direktur Utama PT Penjamin Infrastruktur Indonesia, Andre Permana. Tak ketinggalan, Pemimpin Divisi Institutional & Wholesale Banking bank bjb, Hindun Herdiyani, serta Pemimpin Divisi Digital Banking bank bjb, Arfandy.

Dalam forum ini, digitalisasi diposisikan sebagai elemen krusial dalam mempercepat layanan pemerintahan dan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Sebagai Bank Pembangunan Daerah, bank bjb berperan aktif dalam memperkuat ekosistem digitalisasi, khususnya dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diambil melalui pengembangan beragam solusi layanan keuangan yang berbasis digital dan terintegrasi.

Optimalisasi PAD merupakan salah satu pilar fundamental dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, memberikan pemerintah daerah ruang yang lebih luas untuk mendanai proyek pembangunan. Dengan sistem yang telah terdigitalisasi, pemerintah daerah dapat meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat proses administrasi, dan meminimalkan risiko kebocoran pendapatan.

Pada kesempatan tersebut, bank bjb juga membagikan pengalaman mengenai kolaborasi, kerja sama, dan inovasi yang telah diterapkan dalam mendukung peningkatan PAD di berbagai daerah. Pengalaman ini mencakup implementasi solusi digitalisasi untuk penerimaan PAD pada tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang telah menjalin kemitraan dengan bank bjb.

➡️ Baca Juga: Pendidikan Seksualitas Cegah Kekerasan Remaja: Info Penting

➡️ Baca Juga: Mob Sulfur Cube: Kendaraan Paling Cepat di Minecraft yang Bikin Pemain Heboh

Related Articles

Back to top button