Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Revisi APBN Terkait Perang, Purbaya Tegaskan Penerimaan Negara Masih Stabil

Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa meskipun kondisi ekonomi global saat ini diwarnai ketidakpastian akibat konflik antara Iran dan AS-Israel, pemerintah tidak berencana untuk melakukan revisi terhadap APBN 2026.

Purbaya menjelaskan bahwa tidak ada kebutuhan mendesak untuk merombak APBN, karena keadaan fiskal negara masih tergolong kuat, didukung oleh peningkatan kinerja penerimaan negara yang semakin membaik.

“Untuk saat ini, kami belum berencana mengubah APBN 2026. Dari sisi penerimaan negara, kondisinya masih cukup baik,” ungkap Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Maret 2026 pada Rabu, 11 Maret 2026.

Sejak awal, APBN 2026 memang dirancang dalam kondisi defisit. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi pemerintah dalam mendorong aktivitas ekonomi yang lebih agresif.

Pemerintah juga berkomitmen untuk mempercepat penyerapan anggaran di awal tahun ini agar dampaknya terhadap masyarakat dan pelaku usaha dapat dirasakan lebih cepat dan efektif.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa pihaknya tetap mempersiapkan langkah-langkah antisipasi. Jika tekanan dari ekonomi global meningkat dan berdampak pada fiskal domestik, penyesuaian kebijakan fiskal, termasuk revisi APBN, masih memungkinkan.

“Jika situasi ke depan semakin menekan, tentu kami akan menyesuaikan APBN. Namun saat ini, kami memulai dari posisi fiskal yang solid,” tambahnya.

Purbaya meminta masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kondisi fiskal pemerintah. Pengelolaan APBN tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi daya beli masyarakat.

Data terbaru menunjukkan bahwa defisit APBN per akhir Februari 2026 mencapai Rp 135,7 triliun, yang setara dengan 0,53 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Meskipun masih dalam batasan APBN 2026, terdapat peningkatan signifikan dibandingkan dengan defisit yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp 30,7 triliun atau sekitar 0,13 persen dari PDB.

➡️ Baca Juga: Mahkamah Konstitusi Putuskan Aturan Baru Terkait Sistem Pemilu

➡️ Baca Juga: Ledakan di SPBE Cimuning Bekasi, 12 Korban Luka dan Kebakaran Melanda Truk serta Rumah Warga

Related Articles

Back to top button