pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Banjir Bandang Nepal Akibatkan 1.355 Korban Tewas dan 4.996 Orang Masih Hilang

Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda Nepal bagian utara kini telah mencapai angka yang mencengangkan, yaitu 1.355 orang. Informasi ini disampaikan oleh China Central Television (CCTV), yang mengutip pernyataan resmi dari pihak berwenang setempat pada hari Senin.

Selain itu, terdapat sekitar 4.996 individu yang masih dinyatakan hilang akibat bencana alam ini, menambah keprihatinan mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang terdampak.

Sebelumnya, kantor berita Xinhua dari China melaporkan jumlah korban tewas mencapai 1.344 orang, dengan 4.898 orang dinyatakan hilang. Angka-angka ini menunjukkan dampak yang sangat signifikan dari peristiwa yang terjadi.

Banjir bandang tersebut terjadi pada Rabu pagi, 26 Agustus, ketika air deras mengalir ke Sungai Bhotekoshi dan menyebabkan kerusakan yang parah di wilayah utara Nepal. Kejadian ini terjadi dengan cepat, meninggalkan banyak orang dalam keadaan terjebak dan terisolasi.

Bencana ini dipicu oleh penyusutan gletser yang mengakibatkan tanah longsor, memperburuk situasi yang sudah sulit. Kondisi ini menunjukkan bagaimana perubahan iklim dapat berkontribusi terhadap bencana alam yang lebih sering terjadi.

Dengan jumlah korban yang terus meningkat, situasi di Nepal menjadi semakin mengkhawatirkan. Banjir bandang ini tidak hanya menghilangkan nyawa, tetapi juga menghancurkan infrastruktur dan membuat banyak orang kehilangan tempat tinggal.

➡️ Baca Juga: Pemutihan Pajak di Provinsi, Mitsubishi Siapkan Kejutan, dan Mobil Listrik Baru BYD

➡️ Baca Juga: Panduan Memilih Menu Sarapan untuk Energi Stabil Sepanjang Hari Anda

Related Articles

Back to top button