pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
lifestyle

Ruben Onsu Ingin Tes Kesehatan, Namun Syarat Sarwendah Gagalkan Mediasi

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait hak asuh anak kini memasuki fase baru yang cukup menegangkan. Upaya untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur mediasi tampaknya tidak membuahkan hasil, setelah kedua belah pihak dikabarkan tidak mencapai kesepakatan.

Minola Sebayang, selaku kuasa hukum Ruben Onsu, menjelaskan bahwa banyak syarat yang menjadi perdebatan selama proses mediasi berlangsung. Salah satu syarat yang paling mencolok adalah permintaan agar Ruben menjalani tes kesehatan sebelum bisa bertemu dengan ketiga anaknya.

Padahal, diungkapkan oleh Minola, Ruben tidak pernah mempermasalahkan jika hak asuh ketiga anak mereka tetap berada di tangan Sarwendah. Yang diinginkan Ruben sebenarnya cukup sederhana, yaitu kesempatan untuk bertemu dan menghabiskan waktu dengan anak-anaknya tanpa adanya penghalang.

“Karena banyak syarat yang diajukan, akhirnya Ruben memutuskan bahwa mediasi ini tidak ada titik temu dan memutuskan untuk melanjutkan gugatan,” papar Minola Sebayang saat berada di Kuningan, Jakarta Selatan, pada tanggal 7 September 2026.

Minola juga menegaskan bahwa isu hak asuh bukanlah hal yang menjadi fokus utama Ruben dalam perundingan tersebut. Presenter tersebut telah menerima kenyataan bahwa Sarwendah tetap menjadi pihak yang memegang hak asuh atas anak-anak mereka.

“Dalam proses mediasi, Ruben menyatakan bahwa dia tidak mempermasalahkan jika hak asuh tetap di S (Sarwendah). Namun, dia meminta agar diberikan waktu untuk bisa bertemu anak-anaknya tanpa dihalangi,” jelas Minola.

Ruben sebelumnya sempat menunjukkan kesediaan untuk menjalani tes kesehatan.

Namun, masalah justru muncul ketika pihak Sarwendah mengajukan sejumlah syarat tertentu terkait pertemuan Ruben dengan anak-anaknya.

Menurut penjelasan Minola, pihak Sarwendah meminta agar Ruben menjalani pemeriksaan kesehatan, dan syarat ini bahkan disampaikan di forum mediasi di hadapan hakim mediator.

Minola menambahkan bahwa Ruben tidak secara langsung menolak permintaan tersebut. Ketika hakim mediator menyarankan agar pemeriksaan dilakukan setiap enam bulan, Ruben disebutkan setuju dengan usulan tersebut.

“Dia (Sarwendah) mengajukan syarat untuk tes kesehatan, yang disampaikan di depan hakim mediator. Ruben setuju, dan hakim menyarankan setiap enam bulan, namun pihak sana tidak setuju,” ungkapnya.

Perbedaan pandangan muncul terkait seberapa sering pemeriksaan kesehatan tersebut harus dilakukan. Minola menyatakan bahwa pihak Sarwendah menginginkan agar pemeriksaan dilakukan dengan interval yang lebih pendek.

“Pihaknya seakan meminta agar setiap kali bertemu, Ruben harus menjalani tes kesehatan. Hakim mediator bahkan merasa bingung, mengapa seorang ayah yang ingin bertemu dengan anaknya diharuskan untuk menjalani tes kesehatan. Akhirnya, ditetapkan bahwa pemeriksaan dilakukan sebulan sekali,” tambah Minola.

➡️ Baca Juga: Trump Kritik Presiden Israel: Mengapa Ia Disebut Lemah dan Menyedihkan?

➡️ Baca Juga: Iran Siapkan Tindakan Tegas Hadang Ekspor Minyak dari Timur Tengah ke AS dan Israel

Related Articles

Back to top button