pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
bisnis

CapCut World Hadir di 170 Pasar, Menjangkau 660 Juta Kreator di Tiga Benua

Sejak diperkenalkan pada tahun 2020, CapCut telah bertransformasi menjadi platform penyuntingan video yang komprehensif, menjadi wadah bagi berbagai ide kreatif. Di sini, para kreator tidak hanya menciptakan tren yang menginspirasi jutaan orang, tetapi juga menghasilkan karya sinematik dari nol.

Xiaoqi Fu, Global Head of CapCut, mengungkapkan bahwa saat ini platform ini telah menjangkau lebih dari 660 juta pengguna di lebih dari 170 negara dan tersedia dalam 30 bahasa. Jangkauan ini mencakup wilayah Asia Tenggara, Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Afrika, Timur Tengah, serta berbagai lokasi lainnya.

Dalam rangka merayakan pencapaian ini, CapCut meluncurkan CapCut World, sebuah acara komunitas perdana yang diadakan di Asia Tenggara, Amerika Serikat, dan Eropa, untuk memberikan penghargaan dan memberdayakan kreator. Xiaoqi menyampaikan hal ini dalam keterangannya pada Selasa, 8 September 2026.

Acara perdana CapCut World untuk kawasan Asia Tenggara diselenggarakan di Singapura akhir pekan lalu, yang berhasil mengumpulkan lebih dari 300 kreator, pemimpin industri, dan anggota tim CapCut. Mereka berbagi cerita inspiratif serta pengalaman masing-masing sebagai kreator.

Selama acara tersebut, para peserta saling bertukar tips mengenai proses kreatif dan menggali lebih dalam tentang berbagai fitur favorit yang telah menjadikan CapCut seperti sekarang ini.

Proses kreatif yang bersifat interaktif dan selalu berkembang telah lama menjadi salah satu pilar komunitas CapCut. Saat ini, lebih dari 6 juta kreator templat berkontribusi pada momentum ini, dengan lebih dari 400.000 templat baru yang dipublikasikan setiap hari untuk menginspirasi dan membantu orang lain dalam berkreasi.

Untuk semakin menguatkan peran templat dalam proses kreatif, CapCut baru-baru ini meluncurkan fitur baru yang disebut Skills. Fitur ini memungkinkan kreator untuk menyimpan dan membagikan gaya, alur kerja, serta teknik yang digunakan dalam karya mereka, bukan hanya hasil akhirnya.

Dengan adanya Skills, kreator dapat lebih mudah menyesuaikan dan mengembangkan proses kreatif mereka, sekaligus membantu kreator lain untuk mempelajari dan menerapkan teknik tersebut dalam karya mereka sendiri.

Sebagai contoh, Vee Camallere, seorang sineas dan kreator di CapCut, menciptakan serial berjudul Featherweight yang menggunakan AI dan telah mencapai lebih dari 25 juta penayangan. Ia menyimpan proses color grading yang digunakannya sebagai Skill tersendiri.

Dengan cara ini, Vee dapat menerapkan tampilan yang konsisten pada setiap episode tanpa harus memulai proses dari awal setiap kali.

➡️ Baca Juga: FSR 3.0 Frame Generation di Series S Bisa Boost 2x FPS Tapi Ada Bugnya

➡️ Baca Juga: Australia Kirim Pesawat Intai Militer ke Teluk Persia dan Pasok Rudal ke UAE

Related Articles

Back to top button