Justin Hubner Menilai Tindakan NAC Breda Telah Melampaui Batas yang Memalukan

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, mengungkapkan bahwa langkah yang diambil oleh NAC Breda dalam isu “paspoortgate” telah melewati batas yang dapat diterima.
Pernyataan tersebut dikeluarkan Hubner setelah ia mengalami beberapa pekan absen akibat dampak dari laporan yang diajukan NAC terkait dengan status kewarganegaraan para pemainnya.
Hubner merasa bingung mengenai mengapa NAC Breda terlibat dalam masalah administratif yang berkaitan dengan kewarganegaraan pemain, yang seharusnya tidak menjadi urusan klub.
“Rasanya sangat tidak menyenangkan ketika Anda dilarang untuk berlatih atau bermain hanya karena masalah paspor. Apalagi, ini disebabkan oleh tindakan NAC,” ujar Hubner setelah kembali bermain untuk Fortuna Sittard dalam pertandingan melawan NAC yang berakhir imbang 1-1 pada Minggu, 12 April 2026.
Menurut pemain berusia 22 tahun ini, dampak dari masalah tersebut cukup signifikan, mengingat ia dan beberapa pemain lainnya harus mengikuti latihan terpisah dan bahkan dilarang berada di klub dalam jangka waktu tertentu.
Ia juga menilai bahwa tindakan manajemen NAC Breda merupakan hal yang tidak patut. Hubner menegaskan bahwa para pemain seharusnya fokus pada permainan sepak bola dan tidak perlu terlibat dalam urusan administratif yang menjadi perdebatan.
“Kami hanya ingin bermain untuk negara kami. Kami sama sekali tidak tahu tentang hal tersebut,” jelasnya.
Hubner bahkan memberikan komentar sarkastis mengenai performa NAC Breda dengan mengingatkan mereka akan hasil buruk saat melawan Go Ahead Eagles, di mana mereka kalah telak.
“Jika Anda mengalami kekalahan 6-0 dari Go Ahead Eagles, maka Anda seharusnya tidak berbicara tentang paspor,” sindir Hubner.
Ia juga menyoroti rekan satu timnya, Dean James, yang juga terkena dampak dari kontroversi ini. Menurut Hubner, James hanya menjalankan tugasnya sebagai bek dan tidak seharusnya menjadi sasaran masalah yang tidak relevan.
“Dia hanya seorang bek kiri yang menjalankan tugasnya dengan baik. Sangat memalukan bagi manajemen NAC untuk mengambil tindakan seperti itu,” pungkasnya.
➡️ Baca Juga: 7 Strategi Efektif Membangun Passive Income dari Aset Digital pada Tahun 2026
➡️ Baca Juga: Jokowi Ambil Kembali Ijazahnya di Bareskrim, Begini Penampakannya




