Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bola

Xavi Hernandez Ungkap Peran Presiden Barcelona dalam Kegagalan Comeback Messi

Konflik internal yang menghangat kini melanda FC Barcelona. Legenda tim dan mantan pelatih, Xavi Hernandez, terlibat dalam pertikaian verbal dengan Presiden klub, Joan Laporta, terkait gagalnya kepulangan Lionel Messi ke Camp Nou.

Dalam sebuah wawancara mendalam dengan media Spanyol, La Vanguardia, Xavi membuat pernyataan mengejutkan. Ia menuduh Laporta secara sengaja merintangi rencana untuk membawa kembali Messi pada tahun 2023.

Xavi mengungkapkan bahwa ia sempat berkomunikasi langsung dengan Messi setelah sang bintang membantu Argentina meraih gelar juara di FIFA World Cup 2022.

Menurutnya, Messi sangat bersemangat untuk kembali memperkuat Barcelona. “Presiden telah berbohong mengenai situasi Messi. Leo sebenarnya sudah setuju untuk kembali,” tegas Xavi.

Ia mengaku mulai menjalin komunikasi dengan Messi dari Januari hingga Maret 2023. Bahkan, Xavi menyatakan bahwa rencana kepulangan itu sudah mendapatkan persetujuan dari LaLiga.

Namun, segalanya berubah ketika Laporta mengambil keputusan yang berbeda. “Laporta mengatakan bahwa jika Messi kembali, akan ada konflik kekuasaan di klub. Dia tidak ingin hal itu terjadi,” jelas Xavi.

Xavi menyebut bahwa kepulangan Messi direncanakan sebagai momen perpisahan terakhir di Barcelona, mirip dengan konsep “last dance” yang pernah dialami oleh legenda NBA, Michael Jordan.

Sayangnya, rencana itu akhirnya batal total. Xavi pun mengakui bahwa hubungannya dengan Messi sempat merenggang akibat situasi yang membingungkan.

“Semua persiapan sudah dilakukan. Namun Messi tidak kembali karena Laporta tidak menginginkannya,” ujarnya.

Tuduhan tersebut segera dibantah oleh Laporta. Ia menganggap Xavi merasa kecewa karena penerusnya di Barcelona, Hansi Flick, mampu mencapai hasil yang lebih baik.

“Menjadi presiden Barcelona bukanlah hal yang mudah, dan saya harus membuat keputusan besar. Dengan Xavi, saya merasa kami akan kalah, tetapi dengan Flick, kami bisa menang,” ungkap Laporta.

Menurutnya, pada tahun 2023, pihak klub sempat mengajukan kontrak kepada ayah Messi, Jorge Messi. Namun keluarga Messi memutuskan untuk menolak kembali ke Barcelona karena tekanan yang terlalu besar. Messi kemudian memilih untuk melanjutkan kariernya di Inter Miami CF.

Lebih jauh, Xavi juga menuduh bahwa Laporta dipengaruhi oleh sosok yang berperan di balik layar klub, Alejandro Echevarria. Menurut Xavi, Echevarria memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan penting di Barcelona.

➡️ Baca Juga: Hakim Menunda Proses Merger Paramount dan Warner Bros Selama Dua Minggu ke Depan

➡️ Baca Juga: Negara Hadir untuk Membantu Masyarakat Melalui Program Mudik Gratis Ibas Yudhoyono

Related Articles

Back to top button