Triputra Group dan Persada Group Salurkan Bantuan hingga Rp 8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

— Paragraf 1 —
Jakarta, VIVA – Triputra Group dan Persada Capital Investama (PCI), dan anak perusahaannya yakni PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP), menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
— Paragraf 2 —
Direksi Triputra Group menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen bantuan sebesar Rp 8 miliar, yang disalurkan melalui Mabes TNI, Polda NTT, YPKAAR, dan Politeknik Christo Re Maumere.
— Paragraf 3 —
Aksi kemanusiaan ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan riil masyarakat di lapangan, guna mempercepat proses pemulihan pascabencana.
— Paragraf 4 —
“Pada prinsipnya, kami ingin membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan, di mana pun mereka berada. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak dan membantu proses pemulihan di NTT,” kata pihak Manajemen Triputra Group dalam keterangannya, Jumat, 18 September 2026.
— Paragraf 6 —
Bantuan disalurkan secara bertahap untuk mendukung kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Barat.
— Paragraf 7 —
Untuk TAP, dukungan kemanusiaan tersebut disalurkan melalui Mabes TNI dan Polda NTT, sementara Triputra Group dan PCI juga menyalurkan bantuan secara langsung melalui YPKAAR, dan Politeknik Christo Re Maumere.
— Paragraf 8 —
Bagi Triputra Group dan PCI, dukungan dan kepedulian terhadap masyarakat yang berdampak bencana merupakan bagian dari semangat untuk tumbuh bersama Indonesia.
— Paragraf 9 —
“Melalui semangat “Bersama Menguatkan, Bersama Memulihkan” (#BersamaBangkitkanNTT) dan semangat TAP Untuk Negeri, bantuan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan,” ujarnya.
— Paragraf 10 —
Diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada 15 Agustus 2026, berdampak pada masyarakat di berbagai wilayah NTT.
— Paragraf 11 —
Berdasarkan data yang menjadi rujukan penanganan bencana, sekitar 225.000 jiwa terdampak di 14 kabupaten/kota, dengan lebih dari 18.000 warga mengungsi serta ribuan rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.
— Paragraf 12 —
Sebagai bagian dari respons terhadap kondisi tersebut, TAP menyalurkan bantuan melalui Mabes TNI di Halim dan Polda NTT di Polres Manggarai Barat di Labuan Bajo. Bantuan berupa kebutuhan dasar tersebut telah diserahkan secara bertahap. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan diteruskan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak.
➡️ Baca Juga: Gadget Terbaru dengan Fitur Smart Tracking untuk Meningkatkan Produktivitas Harian Anda
➡️ Baca Juga: Yann Sommer Mengakui Kekalahan dari AC Milan, Inter Kurang Kreatif dalam Pertandingan



