Addie MS Mengenang Perjalanan dan Sejarah Berdirinya Twilite Orchestra

Maestro musik Addie MS baru-baru ini mengenang perjalanan luar biasa Twilite Orchestra yang telah menjangkau 35 tahun. Momen peringatan ini menjadi salah satu yang paling mengharukan dalam sejarah orkestra simfonik yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan musik di Indonesia.
Nama Twilite Orchestra sudah tidak asing lagi di industri musik Indonesia. Selama lebih dari tiga dekade, kelompok musik yang dipimpin oleh Addie MS ini telah menjadi salah satu orkestra terdepan yang secara konsisten memperkenalkan musik simfonik kepada masyarakat luas, menjadikannya sebagai bagian integral dari budaya musik Tanah Air.
Asal mula Twilite Orchestra dimulai pada tanggal 8 Juni 1991. Dalam fase awal pembentukannya, Addie MS tidak bekerja sendirian. Ia bersama Indra Usmansjah Bakrie dan mendiang Oddie Agam adalah tokoh kunci yang menginisiasi lahirnya orkestra yang kini telah menjadi ikonik ini.
Dalam perayaan ulang tahun ke-35 Twilite Orchestra, Addie MS kembali mengungkapkan kenangan indah di masa-masa awal berdirinya. Dengan emosi yang mendalam, ia mengingat bagaimana ide untuk mendirikan sebuah orkestra akhirnya bertransformasi menjadi perjalanan panjang yang bertahan hingga kini.
“Twilite Orchestra didirikan oleh Bapak Indra Usmansjah Bakrie, Almarhum Oddie Agam, dan saya sendiri. Malam ini sangat spesial bagi saya, merayakan perjalanan 35 tahun Twilite Orchestra yang dimulai pada 8 Juni 1991, menjadikannya orkestra simfonik tertua di Indonesia,” ungkap Addie MS dalam pernyataannya.
Bagi Addie MS, eksistensi Twilite Orchestra selama 35 tahun bukan hanya sekadar pencapaian usia. Perjalanan ini mencerminkan komitmen yang kuat dalam memperkenalkan musik orkestra agar dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.
Sejak awal berdiri, Twilite Orchestra telah menampilkan beragam repertoar, mulai dari musik klasik hingga karya populer yang disajikan dalam format simfonik. Pendekatan ini berhasil menjadikan musik orkestra tidak hanya identik dengan pertunjukan klasik, tetapi juga dapat menjangkau karya-karya yang lebih dekat dengan budaya populer.
Perjalanan panjang yang telah dilalui Twilite Orchestra tentu tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Addie MS secara khusus menyebutkan peran penting Indra Usmansjah Bakrie dalam kelahiran dan keberlangsungan orkestra ini.
“Saya mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Bapak Indra Usmansjah Bakrie, yang pada tahun 1991 mencetuskan ide pembentukan orkestra ini dan telah memberikan dukungan berkelanjutan kepada kami. Tanpa komitmen beliau, misi Twilite Orchestra ini tidak akan pernah terwujud,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Prabowo Ungkap Posisi Indonesia Sebagai Negara Pengekspor di KTT BRICS
➡️ Baca Juga: Crisis Energi Global: IEA Mendorong WFH untuk Menghemat Bahan Bakar dan Energi




