Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

WNI di Iran Menghadapi Ancaman Rudal AS-Israel Setiap Hari dengan Berani

Jakarta – Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Tetap Segar, berusia 58 tahun, yang bekerja sebagai teknisi pesawat dari Kabupaten Tangerang, Banten, membagikan pengalamannya saat berada di tengah serangan rudal di Teheran. Kejadian ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Segar mengungkapkan bahwa situasi keamanan di Iran saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Setiap hari, serangan rudal terjadi di berbagai lokasi, terutama di ibu kota, Teheran.

“Saat ini, kondisi di sini sudah tidak lagi aman. Namun, semua tergantung pada keyakinan masing-masing orang apakah situasi ini akan segera mereda atau justru berlanjut,” tuturnya ketika ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah kembali ke Indonesia pada hari Selasa.

Ia menjelaskan bahwa hampir setiap hari ia menyaksikan langsung serangan-serangan rudal yang diluncurkan oleh AS dan Israel ke wilayah Iran. Lokasi kerjanya sebagai teknisi pesawat berada di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini (IKA) yang melayani penerbangan internasional serta Bandara Internasional Mehrabad (THR) untuk penerbangan domestik.

“Saya melihat serangan itu terjadi hampir setiap hari. Namun, bagi masyarakat di sana, situasi ini sudah menjadi hal biasa, sehingga tidak ada kepanikan yang berlebihan. Kami tetap bertahan menunggu keadaan membaik,” jelasnya.

Selama periode serangan tersebut, ia dan rekan-rekan WNI lainnya dipulangkan ke asrama tempat tinggal mereka. Perusahaan tempatnya bekerja telah mengambil langkah untuk menerapkan status siaga dengan menutup operasional dan meliburkan karyawan.

“Tentu saja, pekerjaan kami dihentikan dan kami dikembalikan ke asrama. Kami menunggu informasi lebih lanjut dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI),” tambahnya.

Dengan keadaan yang semakin memburuk, Segar kemudian memutuskan untuk mendaftar kepada pihak KBRI di Teheran agar bisa segera pulang ke tanah air.

Keputusan ini diambil untuk menjaga keselamatan dan keamanan dirinya di tengah ketegangan yang terjadi di kawasan tersebut.

“Karena situasi yang tidak kunjung membaik dari hari ke hari, saya memutuskan untuk mengevakuasi diri, baik melalui perusahaan maupun KBRI. Namun, saya memilih untuk melalui KBRI karena mereka memberikan panduan yang jelas untuk evakuasi agar kami aman,” paparnya.

Segar juga menceritakan bahwa selama proses evakuasi, semuanya berjalan lancar. Petugas dari KBRI terus memberikan arahan dan pendampingan, sehingga ia dan rekan-rekannya akhirnya dapat kembali ke tanah air dengan selamat.

➡️ Baca Juga: RI Menjalin Kerja Sama dengan Tiga Negara untuk Pemasok Bahan Baku Plastik Baru di Tengah Krisis Global

➡️ Baca Juga: Ibu Ditemukan Tewas Dianiaya Anak Tiri Menggunakan Palu dan Pisau di Tangerang

Related Articles

Back to top button