Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Distribusi Energi di Selat Hormuz Terhambat, Pemerintah Dorong Diversifikasi Impor BBM

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi, Hendra Gunawan, menyatakan bahwa adanya potensi gangguan pada jalur distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz, mendorong pemerintah untuk memperluas sumber pasokan energi dari berbagai belahan dunia.

“Selain mengandalkan sumber-sumber energi yang melalui Selat Hormuz, kami juga menjajaki kawasan lain seperti Amerika Serikat, Afrika, serta Asia Timur dan Tengah,” jelas Hendra dalam keterangan resminya pada Jumat, 10 April 2026.

Dalam upaya diversifikasi impor, pemerintah tidak hanya berfokus pada sumber eksternal, tetapi juga berupaya mengoptimalkan produksi energi dalam negeri guna mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar. Langkah ini mencakup pengalihan sebagian produksi minyak mentah dari kontraktor-kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk memenuhi kebutuhan domestik.

“Untuk minyak mentah, kami melakukan optimalisasi hasil dari KKKS demi kepentingan dalam negeri. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) tengah melakukan evaluasi terhadap semua KKKS untuk mengalihkan ekspor yang diperlukan ke dalam negeri, serta memaksimalkan sumber daya domestik untuk produksi BBM dan LPG,” tambahnya.

Komaidi Notonegoro, seorang pengamat energi yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, memberikan tanggapannya terhadap kebijakan pemerintah yang berusaha mempertahankan harga BBM meskipun harga minyak mentah global mengalami lonjakan.

Dia menjelaskan bahwa meskipun langkah tersebut dapat dipahami sebagai upaya untuk melindungi kesejahteraan masyarakat, ada potensi dampak negatif yang perlu diperhatikan terkait ketahanan energi nasional.

Dengan asumsi bahwa harga Indonesia Crude Price (ICP) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 ditetapkan sebesar US$70 per barel, Komaidi menunjukkan adanya disparitas harga dibandingkan dengan rata-rata harga minyak saat ini.

Menurut kalkulasi yang dilakukannya, terdapat selisih harga jual setiap produk BBM yang berkisar antara Rp5.000 hingga Rp9.000 per liter jika dibandingkan dengan nilai keekonomiannya. Berdasarkan data terbaru, Komaidi mencatat bahwa penjualan BBM Pertamina dalam setahun mencapai sekitar 72 juta hingga 75 juta kiloliter (KL), atau sekitar 200 ribu kiloliter per hari.

Jika volume penjualan BBM Pertamina dikalikan dengan selisih harga tersebut, dibutuhkan tambahan dana sekitar Rp1,5 triliun hingga Rp2 triliun per hari. Dalam sebulan, jumlah ini dapat mencapai sekitar Rp60 triliun.

“Pertanyaannya, berapa lama Pertamina dapat bertahan dengan arus kas yang ada? Belum lagi, mereka juga mungkin memiliki beberapa obligasi yang jatuh tempo, sehingga harus membayar cicilan pokok dan bunga utang,” ujarnya.

➡️ Baca Juga: Pemulihan Wilayah Permukiman Warga Aceh Melalui Pembersihan Lumpur oleh PU

➡️ Baca Juga: Diskon Menarik Motor Listrik Honda Mencapai Puluhan Juta di Bulan Ini

Related Articles

Back to top button