Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
lifestyle

Peluang Ruben Onsu Dapatkan Hak Asuh Anak, Peran Sarwendah Jadi Sorotan Praktisi Hukum

Proses hukum mengenai hak asuh anak yang diajukan oleh Ruben Onsu terhadap mantan istrinya, Sarwendah, masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dengan adanya penundaan mediasi yang dijadwalkan ulang pada minggu depan, sejumlah praktisi hukum mulai memberikan analisis tentang kemungkinan Ruben untuk memenangkan kasus ini, yang dinilai tidak terlalu menguntungkan.

Praktisi hukum, Jaenudin, menegaskan bahwa perselisihan hak asuh anak tidak bisa ditentukan semata-mata berdasarkan keinginan salah satu pihak. Dalam kasus seperti ini, pengadilan cenderung fokus pada kepentingan terbaik bagi anak, termasuk siapa yang selama ini konsisten dalam menjalankan peran sebagai pengasuh.

Dari sudut pandangnya, Jaenudin menilai bahwa posisi Ruben sangat bergantung pada kualitas bukti yang disajikan selama persidangan. Jika argumen yang diajukan hanya berlandaskan pada dugaan eksploitasi anak yang beredar di media sosial, maka kemungkinan untuk memenangkan hak asuh akan sangat kecil.

“Kita berharap bahwa gugatan yang diajukan Ruben memiliki bukti yang kuat. Jika dasar yang digunakan hanya berdasarkan informasi yang ada di media sosial, terkait dugaan eksploitasi anak, maka peluang untuk menang sangat tipis,” ungkap Jaenudin kepada media pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Ia menekankan bahwa pendapat ini tidak berarti berpihak kepada Sarwendah. Namun, dari perspektif hukum, ia melihat belum ada indikasi yang cukup untuk mendukung pencabutan hak asuh dari Sarwendah.

Jaenudin juga mengingatkan bahwa sebelum perceraian, Sarwendah telah berperan aktif dalam pengasuhan anak-anak mereka. Ia menekankan bahwa tidak pernah ada laporan mengenai penelantaran atau kekerasan yang dituduhkan kepada Sarwendah.

“Saya tidak sedang membela siapa pun, tetapi jika kita menilai dari sudut pandang Sarwendah, dia adalah sosok yang mengasuh anak-anak mereka sejak sebelum perceraian. Apakah ada bukti bahwa Sarwendah menelantarkan atau melakukan kekerasan terhadap anak? Tidak ada, kan?” jelas Jaenudin.

Salah satu isu yang menjadi sorotan dalam kasus ini adalah tuduhan mengenai eksploitasi anak yang pernah disampaikan oleh Ruben, termasuk keterlibatan anak-anaknya dalam aktivitas penjualan melalui siaran langsung.

➡️ Baca Juga: Enzo Fernandez Dikenakan Sanksi oleh Chelsea Karena Keinginannya Bergabung ke Real Madrid

➡️ Baca Juga: Thailand Dekati Gelar Raja Sejati ASEAN, Berbeda dengan Timnas Indonesia

Related Articles

Back to top button