IHSG Melemah 37 Poin, Temukan 3 Saham LQ45 yang Tetap Berkinerja Baik

Jakarta – Pada sesi pertama perdagangan Selasa, 31 Maret 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum berhasil meraih momentum positif. IHSG tercatat melemah sebesar 0,53 persen atau 37,89 poin, berada di level 7.053,77.
Walaupun sempat mengalami penguatan menuju level 7.158, IHSG juga mengalami penurunan hingga mencapai titik terendah intraday di level 7.051. Aktivitas perdagangan hari ini cenderung lesu, dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,33 triliun, volume transaksi harian hanya sebesar Rp 13,34 miliar, dan total transaksi mencatatkan angka 990,2 ribu.
Seluruh sektor saham mengalami penurunan, dengan sektor konsumer siklikal menjadi satu-satunya yang berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,94 persen.
Sektor energi mengalami penurunan paling signifikan, dengan koreksi mencapai 1,89 persen. Sektor industri juga mencatatkan penurunan sebesar 1,45 persen, sementara sektor teknologi anjlok hingga 1,01 persen.
Tim Analis dari Phintraco Sekuritas mengungkapkan bahwa secara teknikal, IHSG belum dapat bertahan di atas MA5 yang berada di sekitar level 7.143. Hal ini terlihat dari pembentukan histogram positif pada MACD yang menunjukkan pola sideways, dan indikator Stochastic RSI berpotensi mengalami Death Cross di area pivot.
“Kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 7.000 hingga 7.100 pada sesi perdagangan selanjutnya,” demikian yang disampaikan oleh Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya pada Selasa, 31 Maret 2026.
Meskipun IHSG tertekan, terdapat beberapa emiten yang tetap menunjukkan kinerja positif. Berikut adalah tiga saham dengan lonjakan harga tertinggi (top gainers) di dalam kelompok 45 emiten unggulan (LQ45).
Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menjadi salah satu emiten yang menunjukkan performa gemilang. Saham INDF meningkat 5,46 persen atau setara dengan 325 poin, berhasil menembus level 6.275.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) juga berhasil mencatatkan kenaikan yang signifikan. Saham MAPI mengalami penguatan sebesar 5,17 persen atau 60 poin, mencapai area harga 1.220.
Sementara itu, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) juga tidak kalah menarik perhatian. Saham KLBF mencatatkan kenaikan sebesar 3,19 persen atau 30 poin, sehingga berada di level 970.
Di tengah kondisi IHSG yang tidak menentu, kinerja positif dari beberapa saham LQ45 ini menunjukkan bahwa terdapat peluang bagi investor untuk mencari keuntungan, meskipun pasar secara keseluruhan dalam tekanan. Para investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan pasar dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.
➡️ Baca Juga: Gadget Terbaru yang Mempermudah Pengelolaan Perangkat Digital Secara Praktis
➡️ Baca Juga: Ulasan Singkat Monitor Kantor yang Nyaman untuk Produktivitas Kerja Seharian Penuh




