happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
lifestyle

Membangun Kesehatan Remaja: Fondasi Masa Depan Generasi Emas yang Kuat

Upaya untuk meningkatkan kesehatan remaja di seluruh dunia kembali ditingkatkan melalui kelanjutan Young Health Programme (YHP), sebuah inisiatif global dari AstraZeneca yang kini memasuki fase baru selama lima tahun dengan dukungan UNICEF serta 60 organisasi non-pemerintah di berbagai negara.

Komitmen terbaru ini mencerminkan investasi AstraZeneca yang telah mencapai lebih dari US$100 juta (setara dengan Rp1,8 triliun) dalam program YHP sejak diluncurkan pada tahun 2010.

Di Indonesia, kolaborasi ini dilanjutkan bersama UNICEF dengan alokasi dana sebesar US$1,3 juta (sekitar Rp23,3 miliar) untuk memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan remaja, khususnya dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM).

Selama lebih dari 15 tahun beroperasi, YHP telah berhasil menjangkau sekitar 23 juta anak muda di lebih dari 60 negara. Program ini juga telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 1 juta individu dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam upaya merubah kebijakan kesehatan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh RTI International menunjukkan bahwa setiap investasi sebesar US$1 (sekitar Rp17.947) dalam YHP menghasilkan manfaat sosial hingga US$4,30 (sekitar Rp77 ribu). Di Indonesia, kerja sama antara AstraZeneca dan UNICEF melalui YHP telah dimulai sejak tahun 2020.

Program ini berfokus pada edukasi mengenai kesehatan remaja, pencegahan PTM, penguatan layanan kesehatan, serta melibatkan anak muda dalam menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat.

Dengan lebih dari 47 juta remaja berusia antara 10 hingga 19 tahun atau sekitar 17 persen dari total populasi Indonesia, kelompok usia ini masih dihadapkan pada berbagai tantangan kesehatan, termasuk masalah gizi, obesitas, dan penggunaan tembakau.

Oleh karena itu, upaya pencegahan yang dilakukan sejak dini melalui sekolah, komunitas, dan layanan kesehatan sangat penting untuk membangun generasi yang lebih sehat.

Esra Erkomay, Direktur Utama AstraZeneca Indonesia, mengungkapkan bahwa investasi pada kesehatan generasi muda merupakan bagian dari persiapan menuju Generasi Emas 2045.

“Memberikan pengetahuan dan keterampilan sejak dini dapat membantu anak muda membuat pilihan hidup yang lebih sehat,” tuturnya.

Sejak peluncurannya, YHP bersama UNICEF Indonesia telah menjangkau lebih dari 2,5 juta remaja. Program ini juga telah melatih lebih dari 25 ribu remaja dan 350 advokat muda, serta mendukung pengembangan kebijakan kesehatan, termasuk penguatan pengendalian tembakau dan uji coba program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah.

Dalam lima tahun ke depan, kolaborasi ini akan memfokuskan perhatian pada tiga hal utama, yaitu mendorong perilaku hidup sehat, memperkuat layanan kesehatan yang ramah remaja, serta mendukung kebijakan dan sistem kesehatan yang berkelanjutan.

➡️ Baca Juga: Temukan Aura Farming, Rayyan & Kedamaian dari Nusantara

➡️ Baca Juga: Gus Rivqy Minta Peninjauan Ulang Aturan Baru Bagasi Garuda untuk Perbaikan Layanan

Related Articles

Back to top button