Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

WOM Finance Capai Kinerja Mengesankan Meski Hadapi Berbagai Tantangan Ekonomi

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk, yang lebih dikenal sebagai WOM Finance, berhasil mencatatkan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp5,94 triliun hingga 31 Desember 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,35 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, sebuah pencapaian yang cukup signifikan di tengah tantangan yang ada.

Selanjutnya, total aset WOM Finance mengalami peningkatan sebesar 6,08 persen, mencapai Rp7,37 triliun. Begitu pula dengan ekuitas yang tumbuh 4,81 persen menjadi Rp1,98 triliun. Perseroan juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp142,55 miliar, dengan Return on Asset (ROA) mencapai 2,41 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 7,45 persen, yang menunjukkan kinerja keuangan yang solid.

Kualitas pembiayaan yang diberikan juga tetap terjaga dengan baik. Rasio nonperforming finance (NPF) gross tercatat sebesar 2,17 persen, sementara NPF net berada pada angka 0,95 persen. Ini merupakan indikasi positif bahwa WOM Finance mampu mengelola risiko dengan baik dalam operasionalnya.

Kinerja mengesankan ini mencerminkan pengelolaan risiko yang prudent dan penerapan prinsip kehati-hatian yang konsisten di tengah dinamika serta persaingan ketat dalam industri multifinance di Indonesia. Hal ini menjadi salah satu keunggulan WOM Finance di pasar yang sangat kompetitif.

Sebagai langkah untuk memperkuat struktur permodalan, WOM Finance telah menerbitkan obligasi melalui skema Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025, dengan total nilai obligasi mencapai Rp1,5 triliun. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Di samping itu, perusahaan juga berhasil mendapatkan tambahan fasilitas kredit dari perbankan sebesar Rp1,65 triliun. “Dalam kondisi ekonomi yang cukup menantang dan persaingan bisnis yang ketat, kami berhasil mencatatkan kinerja yang solid,” ujar Cincin Lisa Hadi, Direktur WOM Finance, di Jakarta pada Selasa, 31 Maret 2026.

Tidak hanya itu, WOM Finance juga melakukan restrukturisasi dalam susunan anggota dewan komisaris, direksi, dan dewan pengawas syariah. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas manajemen dan pengawasan dalam perusahaan.

Untuk dewan komisaris, susunan baru terdiri dari: Steffano Ridwan sebagai Komisaris Utama, Thillagavathy Nadason, Taufik Aulia, serta Sarastri Baskoro dan Rallyati Arianto Wibowo sebagai Komisaris Independen. Perubahan ini diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih luas dalam pengambilan keputusan.

Sementara itu, di level direksi, Cincin Lisa Hadi tetap menjabat sebagai Direktur, didampingi oleh Hendrik Progo dan Paulus Cholot Janala. Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki, direksi baru diharapkan dapat membawa WOM Finance ke arah yang lebih baik.

Dewan Pengawas Syariah juga mengalami penyesuaian dengan adanya Dr. H. Abdul Jabar Majid, M.A sebagai Ketua, dan Prof. Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen sebagai Anggota. Keberadaan dewan ini penting dalam menjaga kepatuhan perusahaan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam operasionalnya.

Pencapaian WOM Finance di tahun 2025 menjadi bukti nyata kemampuan perusahaan dalam mengelola bisnis di tengah tantangan yang ada. Dengan kinerja yang mengesankan, WOM Finance menunjukkan komitmennya untuk terus tumbuh dan berinovasi dalam industri pembiayaan di Indonesia.

➡️ Baca Juga: Revisi APBN Terkait Perang, Purbaya Tegaskan Penerimaan Negara Masih Stabil

➡️ Baca Juga: Kesehatan Lingkungan: Upaya Mengurangi Polusi di Kota Besar

Related Articles

Back to top button