Shin Tae-yong Jelaskan Faktor Persija Sulit Menembus Gawang PSIM di Babak Pertama

Jakarta – Persija Jakarta harus menunggu hingga menit ke-77 untuk akhirnya memecah kebuntuan saat bertanding melawan PSIM Yogyakarta dalam pekan keempat Super League 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong menyoroti rapatnya pertahanan tim tuan rumah sebagai salah satu faktor utama yang menyebabkan Macan Kemayoran kesulitan mencetak gol di babak pertama.
Persija berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 4-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Namun, perjalanan menuju kemenangan tersebut tidak semulus yang dibayangkan. Dalam 45 menit pertama, Persija gagal mengonversi sejumlah peluang yang ada menjadi gol, meskipun mereka terus menekan pertahanan PSIM.
“Mereka lebih fokus pada pertahanan sehingga kami tidak dapat memanfaatkan peluang dengan baik. Itulah sebabnya kami tidak bisa mencetak gol di babak pertama,” ungkap Shin Tae-yong dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Disiplin pertahanan PSIM memang menyulitkan Persija untuk menemukan celah di area berbahaya. Berbagai usaha dari Fabio Calonego dan Rayhan Hannan belum membuahkan hasil, sedangkan kiper Cahya Supriadi beberapa kali mampu menggagalkan ancaman dari tim tamu.
Kedua tim pun menutup babak pertama dengan skor 0-0. Persija harus mencari cara alternatif untuk membongkar pertahanan PSIM setelah kegagalan memaksimalkan peluang yang ada sebelum jeda.
Setelah jeda, situasi mulai berubah. Persija meningkatkan intensitas serangan dan berhasil mencetak gol pertama melalui Alexander Jeremejeff pada menit ke-77, setelah ia memanfaatkan bola rebound dari sepakan Stjepan Loncar.
Gol tersebut memberi Persija keleluasaan lebih dalam mengembangkan permainan. Hanya selang empat menit kemudian, Loncar menggandakan keunggulan menjadi 2-0 dengan penyelesaian yang baik di dalam kotak penalti.
Shin menilai bahwa gol kedua Persija merupakan momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan dan memberi keuntungan lebih bagi timnya.
Dengan keunggulan dua gol, Persija semakin agresif dalam menyerang. Kwon Chang-hoon memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-87 lewat tembakan kaki kiri yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang PSIM.
Loncar kemudian menutup pesta gol Persija pada menit ke-90+3. Gol keduanya memastikan kemenangan 4-0 sekaligus menegaskan perbedaan efektivitas kedua tim di babak kedua.
Dengan hasil ini, Persija memperpanjang tren positif mereka menjadi empat kemenangan beruntun. Tambahan tiga poin membawa Macan Kemayoran mengumpulkan total 12 poin dan naik ke puncak klasemen sementara Super League 2026-2027.
➡️ Baca Juga: Megawati Hangestri Menghadapi Dua Mesin Poin Ganas di KOVO Cup 2026
➡️ Baca Juga: Kegiatan Sosial yang Mendorong Kepedulian Masyarakat: Aksi Nyata




