happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Trump Tegaskan Iran Selalu Menolak Kesepakatan yang Diajukan AS di Hadapan Pemimpin Dunia

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa Iran telah secara konsisten menolak semua tawaran kesepakatan yang diajukan oleh negaranya.

Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB yang berlangsung di New York, Trump menyatakan, “Saya kembali mendesak Iran untuk menyepakati kesepakatan. Namun, mereka terus menolak.” Pernyataan ini disampaikan pada Rabu, 23 September 2026, dan menegaskan ketidakpuasan Trump terhadap sikap Iran.

Meskipun demikian, Trump menunjukkan keyakinan bahwa AS dan Iran akan mencapai kesepakatan damai setelah pemilu paruh waktu yang akan datang.

“Saya sangat yakin kita akan menemukan kesepakatan tepat setelah pemilu, karena tidak ada alasan bagi mereka (Iran) untuk menolaknya,” ungkap Trump.

Pemilihan umum paruh waktu di AS dijadwalkan berlangsung pada 3 November.

Selain itu, Trump menegaskan bahwa ia berkomitmen untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

“Sejak saya memasuki dunia politik, saya tidak pernah surut. Saya tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir,” tegasnya.

Lebih lanjut, Trump menyebutkan bahwa harga minyak global akan segera turun ke level sebelum terjadinya ketegangan dengan Iran.

“Kita akan segera melihat dunia yang bebas dari ancaman teror dari Iran yang telah berlangsung selama 51 tahun, dan harga minyak akan jatuh bahkan lebih rendah daripada saat konflik dimulai,” tambahnya.

Dalam pernyataan sebelumnya, Trump mengisyaratkan kemungkinan untuk mengambil tindakan drastis terhadap Iran, bahkan menyebutkan niat untuk menghancurkan negara tersebut dan mengirimnya ‘ke neraka’.

Ia juga menekankan bahwa Iran memiliki pilihan untuk bernegosiasi dengan AS, yang memungkinkan mereka untuk membangun kembali negara mereka. Namun, Trump memprediksi bahwa kesepakatan tersebut akan terjadi setelah pemilu paruh waktu di AS pada bulan November.

“Saya yakin kita akan menemukan kesepakatan segera setelah pemilu, karena tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak melakukannya. Mereka sedang menunggu hasil pemilu paruh waktu bagi saya,” jelas Trump, sebagaimana dilansir dari NBC News pada Rabu, 23 September 2026.

Sebelumnya, Trump juga secara terbuka menyatakan kemungkinan untuk melanjutkan serangan terhadap Iran. Ia bahkan pernah mengancam untuk menghancurkan seluruh peradaban Iran. Pada hari Selasa, Trump kembali menyampaikan ancaman tersebut dalam forum penting yang dihadiri oleh para pemimpin dunia, termasuk delegasi Iran.

➡️ Baca Juga: Perhatikan Prosesor HP Lipat Selain RAM dan Kamera untuk Kinerja Optimal

➡️ Baca Juga: Waketum MUI Dorong Indonesia Mundur dari Board of Peace, Simak Alasannya

Related Articles

Back to top button