Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Waka BGN: Prabowo Menegaskan MBG Bukan Untuk Keuntungan Bisnis

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dirancang untuk kepentingan bisnis. Program ini lahir dari rasa empati Presiden Prabowo Subianto terhadap kondisi masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di bawah garis kemiskinan.

Awal mula gagasan ini berakar dari pengalaman pribadi Prabowo pada tahun 2012, ketika ia melihat secara langsung situasi yang dihadapi masyarakat di Cilincing, Jakarta Utara. Di sana, Prabowo menyaksikan warga yang terpaksa mengais sisa makanan dari buruh pabrik untuk dibawa pulang dan dinikmati bersama keluarganya.

“Pak Prabowo saat itu sangat tersentuh dan marah dengan keadaan tersebut. Dari pengalaman itu, beliau bertekad, jika suatu saat nanti diberi amanah sebagai presiden, ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama anak-anak, mendapatkan akses terhadap makanan yang layak. Oleh karena itu, Program MBG dipandang bukan sebagai inisiatif bisnis,” ujar Nanik dalam keterangannya pada Minggu, 8 Maret 2026.

Nanik menambahkan, Program MBG dirancang sebagai bentuk investasi sosial dan kemanusiaan. Pada tahap awal implementasinya, pemerintah membuka peluang kerjasama bagi lembaga-lembaga yang ingin berkontribusi dalam penyediaan layanan dapur MBG, dengan prioritas diberikan kepada yayasan yang aktif di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.

Tujuan dari kebijakan ini adalah agar lembaga-lembaga sosial yang telah berkontribusi membantu masyarakat dapat menerima dukungan untuk meningkatkan fasilitas yang mereka miliki.

“Pada awalnya, mitra yang diajak kerjasama memang dalam bentuk CV atau PT, namun harus berbentuk yayasan. Yayasan yang terlibat pun harus memenuhi syarat tertentu, seperti yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, atau keagamaan. Hal ini dipikirkan oleh Pak Prabowo karena yayasan-yayasan tersebut sudah berupaya membantu negara, tetapi sering kali kekurangan dana. Diharapkan, insentif yang diperoleh bisa digunakan untuk memperbaiki fasilitas seperti pondok pesantren atau sekolah, mengingat pasokan makanan sudah disediakan oleh negara,” jelasnya.

Namun, Nanik mengakui bahwa seiring waktu, muncul pihak-pihak yang memanfaatkan peluang ini dengan mendirikan yayasan hanya untuk mengelola dapur MBG. Bahkan, beberapa di antaranya mengelola banyak dapur dalam orientasi bisnis.

“Namun, hal yang tidak terduga terjadi. Hingga bulan Juni dan Juli, program ini masih berjalan sesuai rencana. Kebanyakan yayasan yang terlibat adalah yayasan yang benar-benar tulus. Namun, seiring dengan meningkatnya permintaan, banyak orang mulai mendirikan lebih dari satu dapur,” ungkapnya, merujuk pada situasi di mana banyak yayasan yang mencari keuntungan dari program ini.

Meskipun demikian, niat awal dari Program MBG tetap terjaga, yaitu untuk memastikan akses makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan. Keterlibatan berbagai yayasan dan lembaga sosial diharapkan dapat memperkuat tujuan tersebut, meskipun perlu diwaspadai adanya penyimpangan yang tidak sesuai dengan prinsip awal program ini.

➡️ Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,85 Juta per Gram Tanpa Perubahan Signifikan

➡️ Baca Juga: Timnas Putri Indonesia Panggil 38 Pemain Termasuk 4 Pemain Naturalisasi untuk Kualifikasi Piala Asia

Related Articles

Back to top button