Pegadaian Championship Dimulai, Misi Besar Menggerakkan Kompetisi Kasta Kedua

Pegadaian Championship 2026/2027 resmi dimulai. Pertandingan pembuka kompetisi sepak bola kasta kedua Indonesia ini mempertemukan PSIS Semarang dan PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, pada hari Jumat, 11 September 2026.
Musim ini juga menandakan tahun keempat kerjasama antara PT Pegadaian dan I.League dalam upaya mengembangkan kompetisi sepak bola di tanah air.
Selain fokus pada persaingan di lapangan, Pegadaian Championship juga dirancang untuk memberikan dampak yang lebih luas terhadap ekosistem sepak bola, termasuk dari aspek sosial dan ekonomi.
Ferry Paulus, Direktur Utama I.League, menyatakan bahwa kompetisi tahun ini akan menghadirkan berbagai inovasi. Salah satu fokusnya adalah penerapan teknologi dan regulasi terkait pemain asing.
“Tiap tahun kami berupaya menghadirkan pembaruan. Tahun lalu, kami memperkenalkan VAR sebagai komitmen kami untuk mengurangi kesalahan dalam pengambilan keputusan di setiap pertandingan,” ungkap Ferry saat acara Launching & Press Conference Pegadaian Championship 2026/2027 di Hotel Patra Semarang, pada Jumat, 11 September 2026.
Antusiasme terhadap kompetisi kasta kedua ini tampak meningkat signifikan. Hal ini terlihat dari tiket pertandingan pembuka yang terjual habis di Stadion Jatidiri.
Di sisi lain, tayangan Pegadaian Championship pada musim sebelumnya juga menunjukkan tren positif dengan share dan rating televisi yang beberapa kali menembus angka 20 hingga 30 persen.
Sementara itu, Damar Latri Setiawan, Direktur Utama Pegadaian, menegaskan bahwa dukungan perusahaan terhadap kompetisi ini tidak hanya bersifat komersial.
Damar menyatakan bahwa Pegadaian Championship merupakan platform untuk lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda, serta untuk menjalankan berbagai program yang memberi dampak nyata.
“Kompetisi ini memberikan kami kesempatan untuk terus mendukung perkembangan sepak bola Indonesia. Setiap tahun kami melakukan evaluasi agar kerjasama ini semakin berdampak positif. Kami berharap kolaborasi ini dapat berlanjut, sehingga sepak bola Indonesia semakin maju, dan Pegadaian dapat terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa,” kata Damar.
Komitmen tersebut juga direalisasikan melalui berbagai program di luar arena pertandingan. Pegadaian melibatkan pelaku UMKM di sekitar stadion untuk merasakan dampak positif dari penyelenggaraan kompetisi ini.
Selain itu, Pegadaian telah menyiapkan tiga program yang berfokus pada aspek sosial, lingkungan, dan pengembangan pemain muda.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Pegadaian Championship tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memberdayakan komunitas dan meningkatkan kualitas sepak bola di Indonesia.
➡️ Baca Juga: Latihan Kebugaran Efektif untuk Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Anda
➡️ Baca Juga: OJK Tegaskan Stabilitas Pasar Saham Domestik di Tengah Ketegangan Konflik Timur Tengah




