Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bola

Justin Hubner Menilai Tindakan NAC Breda Telah Melampaui Batas yang Memalukan

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, mengungkapkan bahwa langkah yang diambil oleh NAC Breda dalam isu “paspoortgate” telah melewati batas yang dapat diterima.

Pernyataan tersebut dikeluarkan Hubner setelah ia mengalami beberapa pekan absen akibat dampak dari laporan yang diajukan NAC terkait dengan status kewarganegaraan para pemainnya.

Hubner merasa bingung mengenai mengapa NAC Breda terlibat dalam masalah administratif yang berkaitan dengan kewarganegaraan pemain, yang seharusnya tidak menjadi urusan klub.

“Rasanya sangat tidak menyenangkan ketika Anda dilarang untuk berlatih atau bermain hanya karena masalah paspor. Apalagi, ini disebabkan oleh tindakan NAC,” ujar Hubner setelah kembali bermain untuk Fortuna Sittard dalam pertandingan melawan NAC yang berakhir imbang 1-1 pada Minggu, 12 April 2026.

Menurut pemain berusia 22 tahun ini, dampak dari masalah tersebut cukup signifikan, mengingat ia dan beberapa pemain lainnya harus mengikuti latihan terpisah dan bahkan dilarang berada di klub dalam jangka waktu tertentu.

Ia juga menilai bahwa tindakan manajemen NAC Breda merupakan hal yang tidak patut. Hubner menegaskan bahwa para pemain seharusnya fokus pada permainan sepak bola dan tidak perlu terlibat dalam urusan administratif yang menjadi perdebatan.

“Kami hanya ingin bermain untuk negara kami. Kami sama sekali tidak tahu tentang hal tersebut,” jelasnya.

Hubner bahkan memberikan komentar sarkastis mengenai performa NAC Breda dengan mengingatkan mereka akan hasil buruk saat melawan Go Ahead Eagles, di mana mereka kalah telak.

“Jika Anda mengalami kekalahan 6-0 dari Go Ahead Eagles, maka Anda seharusnya tidak berbicara tentang paspor,” sindir Hubner.

Ia juga menyoroti rekan satu timnya, Dean James, yang juga terkena dampak dari kontroversi ini. Menurut Hubner, James hanya menjalankan tugasnya sebagai bek dan tidak seharusnya menjadi sasaran masalah yang tidak relevan.

“Dia hanya seorang bek kiri yang menjalankan tugasnya dengan baik. Sangat memalukan bagi manajemen NAC untuk mengambil tindakan seperti itu,” pungkasnya.

➡️ Baca Juga: Transaksi QRIS di Indonesia Meningkat Pesat dan Menjadi Solusi Pembayaran Modern

➡️ Baca Juga: Daftar Tarif Spesial Transportasi Umum HUT ke-81 RI 17 Agustus 2026 Hanya Rp8

Related Articles

Back to top button