Pola modern pendekatan analisa terarah slot

Metode premium slot online untuk hasil stabil

Strategi terarah slot online untuk hasil optimal

Analisa kinerja pola modern slot online

Teknik unggulan analisa pola harian slot

Strategi rahasia slot online untuk performa optimal

Strategi maksimal analisa terkini slot online

Teknik unggulan slot online untuk kinerja

depo 10k depo 10k
berita

Israel Ubah Nama Gerbang Bersejarah Damascus Gate Menuju Masjid Al-Aqsa

Zionis Israel kembali melakukan tindakan yang menuai kontroversi. Baru-baru ini, mereka mengganti nama ‘Damascus Gate’ menjadi ‘Ancient Gate’ pada papan penunjuk arah di Yerusalem Timur. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari upaya sistematis untuk menghapus jejak identitas Palestina dari wilayah tersebut.

Damascus Gate, yang terletak di sisi utara Kota Tua Yerusalem, dikenal sebagai salah satu pintu masuk paling ikonik yang menghubungkan ke tembok kuno kota tersebut. Gerbang ini juga berfungsi sebagai jalur utama bagi warga Palestina yang menuju Masjid Al-Aqsa, serta sebagai tempat berkumpul dan berinteraksi bagi masyarakat setempat.

Menurut laporan dari Middle East Eye, papan penunjuk yang menunjukkan nama ‘Damascus Gate’ telah diganti dengan ‘Ancient Gate’ dalam tiga bahasa: Arab, Inggris, dan Ibrani, yang dilakukan pada awal pekan ini.

Abdullah Marouf, seorang peneliti yang mendalami isu-isu seputar Masjid Al-Aqsa, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya Israel untuk melakukan Yudaisasi terhadap Yerusalem. Dengan mengganti simbol-simbol Arab dan Islam di ruang publik, mereka berusaha menanamkan simbol-simbol Yahudi sebagai pengganti.

Ia menambahkan bahwa area sekitar Damascus Gate adalah elemen penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Palestina. Israel telah berupaya untuk merubah nama kawasan tersebut dalam waktu yang cukup lama.

“Nama baru dalam bahasa Ibrani ini dimaksudkan untuk menghapus sebutan Damascus Gate, mengingat bahwa gerbang ini merupakan salah satu pintu utama serta pusat akses menuju Yerusalem,” ungkap Marouf kepada Middle East Eye.

Perubahan nama sejumlah lokasi penting di sekitar kawasan ini bukanlah hal yang baru, jelas Marouf.

Sebelumnya, Israel telah mengganti nama Solomon’s Cave, yang terletak di antara Damascus Gate dan Herod’s Gate, menjadi Zedekiah’s Cave. Menurut Marouf, penamaan ulang ini bertujuan untuk mengubah karakter dan identitas kota Yerusalem secara keseluruhan.

“Israel telah menunjukkan kegagalannya secara total dalam mencapai tujuan ini. Citra, karakter, dan bahasa Arab di Yerusalem tetap terlihat jelas, dan sebuah papan nama di salah satu jalan tidak dapat mengubah kenyataan itu,” tegasnya.

Perubahan terbaru ini terjadi di tengah kampanye yang lebih luas yang menargetkan nama-nama jalan, lokasi-lokasi penting, dan situs-situs bersejarah di seluruh Yerusalem.

Gubernur Yerusalem mencatat bahwa otoritas Israel mengganti nama-nama Arab yang telah bertahan selama bertahun-tahun sebagai bagian dari kebijakan untuk merombak lanskap perkotaan dan budaya kota tersebut.

➡️ Baca Juga: Penanganan Kasus Korupsi di Sektor Publik: Upaya Pemberantasan

➡️ Baca Juga: Ibadah Haji Bikin Ivan Gunawan Lunasi Utang dan Tinggalkan Riba

Related Articles

Back to top button