Betrand Peto dan Ruben Onsu: Kapan Pengangkatan Anak Resmi Terjadi di Tengah Isu Kekerasan Seksual?

Betrand Peto kembali menjadi sorotan publik setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya sehubungan dengan dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Kasus ini menciptakan gelombang perhatian yang tidak hanya mengungkit isu serius, tetapi juga menyoroti perjalanan hidup Betrand dalam keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah.
Di tengah ramainya pemberitaan mengenai kasus tersebut, banyak orang yang penasaran tentang kapan sebenarnya Betrand Peto secara resmi menjadi bagian dari keluarga Ruben Onsu. Pertanyaan ini muncul kembali, mengingat ikatan yang telah terjalin antara mereka.
Betrand Peto secara resmi menjalani prosesi pengangkatan anak yang dilakukan oleh Ruben Onsu dan Sarwendah pada tanggal 5 Oktober 2019. Upacara adat ini digelar di kampung halaman Betrand yang terletak di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dan menjadi momen bersejarah bagi keluarganya.
Sejak prosesi tersebut berlangsung, hubungan antara Betrand dan keluarga Ruben Onsu telah terjalin selama hampir tujuh tahun, yang akan mencapai angka tujuh pada tahun 2026 mendatang. Momen ini bukan hanya sekedar formalitas, tetapi juga merupakan langkah penting dalam membangun ikatan emosional yang lebih dalam.
Ruben Onsu pernah berbagi cerita tentang keputusan yang diambilnya untuk mengangkat Betrand. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan praktis, melainkan juga oleh perasaan cinta yang muncul pada saat pertemuan pertama mereka.
“Keputusan untuk mengangkat Bertrand itu datang dari rasa cinta, Mas. Saya tidak bisa menjelaskan, ketika pertama kali melihat anak ini, saya sudah merasakan ikatan yang kuat. Semua foto-foto yang ada itu merupakan bukti cinta yang saya miliki untuknya,” ungkap Ruben Onsu dalam sebuah wawancara yang disiarkan di kanal YouTube.
Perkenalan antara Ruben dan Betrand dimulai saat Ruben menyaksikan bakat musik Betrand. Ia merasa tertarik untuk membantu mengembangkan kemampuan anak muda tersebut di bidang yang digemarinya.
Menariknya, saat pertemuan pertama mereka, Sarwendah sedang berada di Singapura untuk mempersiapkan kelahiran anak keduanya. Kehadiran Sarwendah dalam momen penting ini menjadi bagian dari cerita perjalanan keluarga yang unik.
“Sarwendah pertama kali bertemu Betrand setelah kembali dari Singapura, di mana ia baru saja melahirkan. Saat itu, saya juga baru memiliki anak yang kedua, dan usianya baru dua bulan,” lanjut Ruben menjelaskan situasi saat itu.
Sarwendah awalnya mengetahui tentang Betrand melalui cerita Ruben. Ia merasa terkejut karena suaminya sering menyebut nama Betrand dalam percakapan mereka sehari-hari.
“Dari awal, itu adalah cerita Ruben yang saya dengar. Saat itu, saya sudah dalam keadaan hamil besar dan berada di Singapura untuk melahirkan. Dia sempat menyebutkan namanya beberapa kali,” ungkap Sarwendah tentang bagaimana ia mulai mengenal Betrand.
Proses pengangkatan anak ini telah menjadi bagian dari perjalanan hidup yang signifikan bagi Betrand, Ruben, dan Sarwendah. Di tengah isu-isu yang beredar, penting untuk melihat bagaimana hubungan mereka telah terbentuk dan berkembang seiring waktu.
Dengan latar belakang yang beragam dan pengalaman yang mendalam, Betrand Peto kini tidak hanya dikenal sebagai seorang penyanyi, tetapi juga sebagai anggota keluarga yang telah mengubah hidupnya. Hubungan ini menunjukkan bahwa ikatan keluarga bukan hanya tentang darah, tetapi juga tentang cinta dan komitmen dalam mendukung satu sama lain.
Melihat perjalanan ini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa meski ada tantangan yang dihadapi, cinta dan dukungan dari orang-orang terkasih akan selalu menjadi fondasi yang kuat. Dalam konteks ini, pengangkatan Betrand oleh Ruben dan Sarwendah bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan simbol dari harapan, cinta, dan masa depan yang lebih baik.
Saat ini, Betrand Peto dan Ruben Onsu terus melangkah maju, menghadapi berbagai tantangan dengan tekad dan dukungan dari satu sama lain. Keduanya menunjukkan bahwa meski dalam situasi sulit, keluarga tetap menjadi satu-satunya tempat yang dapat memberikan kekuatan dan kenyamanan.
➡️ Baca Juga: Harga Masker Naik Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warganet Mengeluh di Media Sosial
➡️ Baca Juga: Dukungan Suporter Meningkatkan Motivasi Pemain Sepak Bola Profesional di Kompetisi Modern




