happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
bola

Warga Hong Kong Menyatakan Penyesalan atas Dukungan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia

Mitchell Baker menunjukkan performa yang mengesankan bersama Timnas Indonesia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Sorotan terhadap keputusan penyerang ini tidak hanya datang dari Australia, tetapi juga dari Hong Kong, yang memiliki hubungan erat dengan perjalanan karier sepak bolanya.

Dalam laga terakhir Grup A yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis (1/10/2026), Baker berhasil mencetak lima gol, membantu Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh.

Lima gol tersebut dicetak pada menit ke-11, 20, 37, 42, dan 90+7, yang memastikan Garuda melaju ke babak final.

Penampilan gemilang ini membuat nama Baker kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola, khususnya di negara-negara yang memiliki keterkaitan dengan dirinya.

Setelah komentar dari Australia yang mempertanyakan bagaimana seorang pemain asal Melbourne bisa terabaikan, kini muncul juga suara penyesalan dari Hong Kong.

“Sebuah kehilangan besar bagi Hong Kong dalam 150 tahun terakhir, dan banyak orang bahkan tidak menyadarinya,” tulis akun X @HK Kickers.

Baker ternyata memiliki sejarah yang panjang dengan sepak bola Hong Kong sebelum akhirnya memutuskan untuk membela Timnas Indonesia.

Ia lahir di Melbourne pada 11 Desember 2006, namun keluarganya pindah ke Hong Kong saat ia berusia sekitar satu tahun.

Selama hampir sepuluh tahun di Hong Kong, Baker mengasah keterampilan sepak bolanya di klub-klub seperti Kitchee FC dan Hong Kong Football Club.

Oleh karena itu, keputusan Baker untuk bergabung dengan Timnas Indonesia menyimpan cerita unik bagi masyarakat Hong Kong.

Sebagai seorang penyerang berusia 19 tahun, ia tidak hanya pernah tinggal di sana, tetapi juga menjalani fase penting dalam pengembangan dirinya sebagai pesepak bola sebelum kembali ke Australia dan melanjutkan kariernya di Amerika Serikat.

Menariknya, hubungan keluarga Baker dengan Hong Kong masih berlanjut melalui adiknya, Joshua Lee Baker.

Joshua saat ini tercatat memperkuat tim Hong Kong U-20 dan namanya juga masuk dalam daftar awal 48 pemain Timnas Hong Kong untuk periode FIFA September hingga Oktober 2026.

Sementara itu, Mitchell justru memilih jalur yang berbeda dengan menerima tawaran untuk memperkuat Timnas Indonesia.

➡️ Baca Juga: Analisis Laporan Arus Kas Perusahaan untuk Menilai Kesehatan Bisnis Secara Efektif

➡️ Baca Juga: Anya Geraldine Berbagi Pandangan Soal Childfree yang Menginspirasi dan Relatable bagi Netizen

Related Articles

Back to top button