Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bola

PSSI Ingatkan Suporter Persijap dan Persis untuk Tidak Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Arya Sinulingga, mengingatkan kepada seluruh suporter sepak bola di Indonesia agar tidak melupakan tragedi kelam yang menjadi bagian dari sejarah olahraga ini, yaitu Tragedi Kanjuruhan.

Peringatan tersebut disampaikan Arya setelah terjadinya kericuhan yang melibatkan oknum suporter dari Persijap Jepara dan Persis Solo di Jepara pada tanggal 5 Maret 2026.

Arya menilai insiden tersebut mengindikasikan bahwa masih ada segelintir suporter yang belum sepenuhnya memahami pelajaran berharga dari tragedi besar yang pernah melanda sepak bola Indonesia.

“Sepertinya para suporter ini mulai melupakan peristiwa Kanjuruhan dan berbagai kejadian serupa sebelumnya. Ini sangat menyedihkan bagi kami,” ungkap Arya saat ditemui di Lapangan C Senayan, Jakarta, pada hari Jumat.

Ia menegaskan bahwa PSSI telah menerapkan larangan untuk suporter tim tamu agar tidak hadir di stadion. Namun, larangan tersebut masih sering diabaikan oleh sebagian kelompok suporter.

“Kami sudah menegaskan bahwa tidak boleh ada suporter dari tim tamu, tetapi tetap ada yang melanggar. Padahal, ada satu pertandingan sebelumnya yang berlangsung dengan baik tanpa adanya masalah antar-suporter,” ujarnya.

Mengingat ada pertandingan yang berjalan dengan kondusif, PSSI sebelumnya mendapat desakan untuk mencabut larangan suporter away. Namun, insiden kericuhan di Jepara justru menunjukkan bahwa kondisi keamanan masih belum sepenuhnya terjamin.

Arya kemudian kembali menekankan pentingnya komitmen suporter saat datang ke stadion, yaitu untuk menikmati pertandingan dengan aman tanpa menciptakan kerusuhan.

“Kami selalu menekankan, saat masuk stadion harus mengenakan baju putih, dan keluar harus tetap putih. Hindari segala hal yang dapat berujung pada kecelakaan,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan alasan di balik munculnya emosi yang berlebihan di stadion yang berpotensi menimbulkan korban.

“Untuk apa harus ada lagi korban? Emosi di stadion itu untuk apa? Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami. Itulah sebabnya larangan untuk suporter away masih tetap berlaku,” tambah Arya.

Lebih jauh, PSSI juga mengamati situasi kompetisi yang kini berada di fase akhir musim, yang dianggap cukup rentan. Persaingan sengit terjadi baik di papan atas maupun bawah klasemen.

Kondisi serupa tidak hanya terjadi di kasta tertinggi, tetapi juga di liga kedua yang kini dikenal sebagai Liga 2 Indonesia.

➡️ Baca Juga: Polda Riau Diminta Tetapkan Camat Bonai dan Kades Sontang Tersangka Pungli Perbaikan Jalan

➡️ Baca Juga: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2023: Masyarakat Indonesia Harus Catat Waktunya

Related Articles

Back to top button