Rara Pawang Hujan Beri Penjelasan Terkait Permintaan Netizen untuk Atasi Hujan di Kalimantan

Nama Rara Pawang Hujan kembali mencuri perhatian publik setelah banyak warganet yang mencarinya untuk memohon bantuan menurunkan hujan di Kalimantan. Kali ini, sorotan tidak hanya tertuju pada acara-acara besar, tetapi juga harapan masyarakat agar hujan bisa mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah tersebut.
Sebelumnya, Rara menerima permintaan untuk membantu dari selebgram Riyuka Bunga. Melalui akun Instagram-nya @rarapawang_cahayatarot, Rara menjelaskan beberapa pertanyaan yang diajukan oleh netizen. Ia menyatakan bahwa ia telah memberikan bantuan kepada Kalimantan di masa lalu, sambil menekankan pentingnya keselamatan sebelum pergi ke lokasi.
Dalam unggahan yang beredar, Rara memberikan penjelasan mengenai ketidakhadirannya dalam membantu Kalimantan saat kebakaran hutan menjadi isu hangat. Ia mengungkapkan bahwa ia telah berkontribusi di wilayah tersebut pada beberapa kesempatan sebelumnya, termasuk pada tahun 2015, 2019, dan 2023.
“Aku sudah menyampaikan bahwa aku pernah membantu dalam penanganan karhutla di tahun 2015, 2019, dan 2023 di lokasi saat era almarhum Jenderal Purn. TNI Doni Monardo. Saat itu, aku mendapat jaminan keamanan dan ketentraman yang diperlukan untuk berdoa dan meditasi berkolaborasi dengan OMC,” tulis Rara dalam unggahannya pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Rara juga menekankan bahwa saat ini ia memilih untuk tidak pergi ke lokasi tanpa adanya jaminan keamanan yang memadai. Hal ini menjadi keputusan penting bagi dirinya di tengah situasi yang berlangsung.
“Sekarang ini, pemerintah hanya mau berkolaborasi dengan OMC, jadi aku tidak ingin pergi ke lokasi sendiri tanpa adanya jaminan keselamatan untuk diriku secara fisik maupun spiritual,” tambahnya.
Selain membahas pengalamannya, Rara juga menjelaskan bahwa ia telah berdoa dan bermeditasi untuk memohon hujan. Dalam postingannya, ia menyoroti Balikpapan dan Palangkaraya sebagai daerah yang menjadi fokus perhatian dan harapannya.
“Aku sudah berfokus dalam berdoa, meminta berkah dari Tuhan serta melakukan meditasi untuk memohon hujan,” kata Rara.
Ia kemudian mengaitkan harapannya dengan hujan yang terjadi di Balikpapan pada 13–14 Oktober 2026 dan gerimis yang menyentuh Palangkaraya pada 15 Oktober 2026. Rara menyebut hujan tersebut sebagai berkah dan berharap agar fenomena serupa dapat berlanjut di wilayah lain.
“Untuk semua orang, di bawah langit Kalimantan, di Palangkaraya pada 15 Oktober 2026, atas berkah Tuhan dan restu semesta, doa serta ikhtiar kita bersama, terutama dari jarak jauh, terwujud dengan turunnya hujan pada jam 16.10 WIB. Dengan durasi 22 menit, derasnya hujan berhenti pada 16.32 WIB,” tutupnya.
➡️ Baca Juga: 5 Motor Honda Termahal di Indonesia yang Bersaing di Pasar Premium
➡️ Baca Juga: Chery Melakukan Recall Ribuan Omoda 5 akibat Masalah Roda Belakang Copot



