happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
bola

Kevin Diks Menyampaikan Kekecewaan Usai Timnas Indonesia Imbang 0-0 Melawan Malaysia di GBK

Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa yang mendalam setelah nama mantan pelatihnya, Shin Tae-yong, diteriakkan oleh suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin malam, 28 September 2026.

Reaksi emosional Diks muncul saat sesi wawancara usai Timnas Garuda bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia dalam pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Pada laga yang penuh tekanan itu, Indonesia terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye diusir wasit pada menit ke-36.

Pantauan di lokasi menunjukkan, teriakan nama “Shin Tae-yong” menggema dari tribun suporter ketika para pemain Timnas Indonesia, termasuk pelatih John Herdman, sedang meninggalkan lapangan.

Di tengah penjelasannya mengenai jalannya pertandingan, Diks sempat terhenti sejenak ketika mendengar sorakan nama Shin Tae-yong dari arah penonton.

Pemain yang membela Borussia Mönchengladbach ini dengan tegas menyatakan bahwa tindakan suporter yang meneriakkan nama mantan pelatih di tengah perjuangan tim adalah hal yang tidak seharusnya dilakukan dan dapat merusak mental pemain.

Ia juga meminta publik untuk lebih menghargai usaha maksimal dari seluruh pemain dan pelatih John Herdman yang telah berjuang keras meski hanya dengan 10 pemain selama hampir 60 menit.

“Saya rasa ini tidak pantas… Ini tidak pantas. Saya merasa ini berdampak buruk bagi para pemain dan pelatih. Berjuang dengan hanya 10 orang sangatlah sulit. Dan saya… saya kecewa dengan situasi ini. Menurut saya, ini memang tidak pantas,” ungkap Kevin Diks yang dikutip dari penjelasan di media sosial, Selasa, 29 September 2026.

Pertandingan derby antara kedua tim ini berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal. Indonesia hampir mencetak gol melalui Justin Hubner pada menit keempat, namun gol tersebut dibatalkan oleh wasit akibat pelanggaran.

Nasib buruk menimpa tim tuan rumah pada menit ke-36 ketika Thom Haye mendapat kartu merah langsung setelah intervensi Video Assistant Referee (VAR) terhadap pelanggarannya yang dilakukan terhadap Arif Aiman.

Meskipun harus bermain dengan satu pemain lebih sedikit, pertahanan yang disiplin yang dibentuk oleh Justin Hubner dan Elkan Baggott, serta aksi heroik dari kiper Maarten Paes, berhasil menjaga gawang Indonesia tetap bersih hingga peluit akhir dibunyikan.

Hasil imbang tanpa gol ini membuat Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan empat poin, tertinggal dalam selisih gol dari Malaysia yang kini menguasai puncak klasemen.

➡️ Baca Juga: Prabowo Mengapresiasi Kenaikan RoA Danantara yang Mencapai 300% dalam Setahun

➡️ Baca Juga: CEO Reddit Pertanyakan Manfaat AI dalam Menghadapi Penurunan Saham Google

Related Articles

Back to top button