pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
bola

Jose Mourinho Dukung Michael Carrick dalam Perjuangan Karier Pelatihnya

Mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho, memberikan dukungan penuh kepada Michael Carrick, yang saat ini menjabat sebagai pelatih tim Setan Merah. Pujian ini muncul setelah Carrick berhasil membawa Manchester United meraih posisi ketiga di Liga Inggris musim lalu dan berhasil memastikan tempat mereka di Liga Champions.

Carrick diangkat sebagai pelatih interim Manchester United pada bulan Januari setelah dipecatnya Ruben Amorim. Di bawah kepemimpinannya, tim mengalami transformasi signifikan dalam performa dan berhasil menyelesaikan musim di posisi ketiga yang membanggakan.

Kinerja mengesankan tersebut mengantarkan Carrick pada kontrak baru selama dua tahun dengan Ineos. Rekapitulasi musim lalu menunjukkan Carrick meraih 11 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan.

Namun, awal musim 2026/2027 tidak berjalan mulus bagi Manchester United. Tim ini baru mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan pertama di Liga Inggris, termasuk kekalahan tipis 0-1 dari Manchester City di Old Trafford pada 13 September 2026.

Meski hasil awal tidak memuaskan, Mourinho tetap menunjukkan dukungannya kepada Carrick. Mantan gelandang Manchester United ini memiliki pengalaman kerja bersama Mourinho di Old Trafford, baik saat masih aktif sebagai pemain maupun setelah beralih ke tim pelatih.

“Michael dalam kondisi baik, dan saya senang mendengar itu,” ungkap Mourinho dalam wawancara dengan Sky Sports yang dirilis pada 14 September 2026.

Jose Mourinho sendiri pernah melatih Manchester United dari Mei 2016 hingga Desember 2018. Selama masa jabatannya, pelatih asal Portugal ini memimpin klub dalam 144 pertandingan dan berhasil mempersembahkan sejumlah trofi, termasuk Community Shield, Liga Europa, dan Piala Liga.

Setelah meninggalkan Manchester United, Mourinho cenderung enggan membahas masa jabatannya di klub tersebut. Ia mengungkapkan bahwa saat meninggalkan suatu klub, ia berusaha untuk menutup pembicaraan mengenai apa yang terjadi di dalamnya.

“Namun seperti yang selalu saya coba lakukan ketika meninggalkan sebuah klub, saya menutup pintu dan tidak memberikan komentar lebih lanjut. Saya tidak menganalisis apa yang terjadi secara eksternal,” jelas Mourinho.

“Satu pintu tertutup dan pintu lain akan terbuka. Itulah yang terjadi saat saya pergi. Sejarah, statistik, serta tiga medali yang saya dapatkan tetap ada, dan itu saja,” tutup pelatih yang kini menangani Real Madrid tersebut.

➡️ Baca Juga: Strategi Bisnis untuk Meningkatkan Retensi Pelanggan Melalui Optimalisasi Pengalaman Pelanggan

➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengatur Jarak Antar Pemain Belakang untuk Meminimalisir Ruang Kosong

Related Articles

Back to top button