uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
bola

PSSI Alihkan Fokus dari Naturalisasi Pemain Belanda ke 5 Negara Lain untuk Timnas Indonesia

Jakarta – Perkembangan terbaru mengenai naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia mengejutkan banyak pihak.

PSSI dikabarkan mulai mengalihkan perhatian mereka dari pencarian pemain diaspora yang berasal dari Belanda ke beberapa negara lainnya.

Informasi ini disampaikan oleh Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum RI, melalui akun Instagram pribadinya.

Noor mengungkapkan bahwa upaya perekrutan pemain keturunan dari Belanda kini tidak lagi menjadi prioritas utama bagi PSSI.

“Rekrutmen atau penggunaan pemain naturalisasi dari Belanda (terutama yang memilih membela Timnas Indonesia) saat ini bukan menjadi fokus utama,” tulis Noor Korompot di Instagram pada Sabtu (31/10/2026).

Menurut Noor, langkah ini diambil seiring dengan ketatnya regulasi ketenagakerjaan dan imigrasi yang berlaku di Belanda.

Aturan yang mengatur pemain non-Uni Eropa (non-EU) dianggap menjadi salah satu kendala bagi para pesepak bola yang ingin membela Timnas Indonesia.

Situasi ini menjadi perhatian khusus, mengingat masih banyak pemain keturunan Indonesia yang aktif di liga Belanda.

Perubahan kewarganegaraan dapat berdampak pada status mereka sebagai pemain profesional di negara tersebut.

“Regulasi ketenagakerjaan dan imigrasi Pemerintah Belanda untuk pemain non-Uni Eropa (non-EU), serta langkah proteksionis dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB),” jelasnya.

Isu berkaitan dengan kewarganegaraan sebelumnya sempat mencuat setelah beberapa kasus pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang tampil di liga Belanda.

Perubahan status dari warga negara Belanda menjadi WNI bisa memengaruhi kelayakan mereka untuk bermain sesuai regulasi yang berlaku di sana.

Selain aspek administratif, klub-klub di Belanda juga harus memenuhi syarat tertentu saat menggunakan jasa pemain yang berasal dari non-EU.

Ketentuan ini termasuk batas minimum gaji yang berbeda bagi pemain berkewarganegaraan Uni Eropa.

Kondisi tersebut membuat proses naturalisasi bagi pemain yang masih berkarier di Belanda perlu mempertimbangkan banyak aspek.

Namun, regulasi tersebut tidak serta-merta menghalangi pemain keturunan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.

Di tengah dinamika ini, Noor mengungkapkan bahwa tim pemantau PSSI kini mulai memperluas pencarian mereka ke beberapa negara lain.

Negara-negara seperti Jerman, Amerika Serikat, Australia, Belgia, dan Spanyol kini menjadi perhatian utama.

“Kabarnya, tim pemantau dari PSSI justru mengalihkan fokus mereka pada pemain yang memiliki darah Indonesia dan bermain di Jerman, Amerika, Australia, Belgia, dan Spanyol serta negara-negara Eropa lainnya di luar Belanda,” ungkap Noor Korompot.

➡️ Baca Juga: Strategi Pengadaan Barang untuk Memastikan Kelancaran Produksi di Industri Skala Besar

➡️ Baca Juga: Kesalahan Teknik Badminton yang Sering Dilakukan Pemain Tingkat Menengah Berkepanjangan

Related Articles

Back to top button