Chery Melakukan Recall Ribuan Omoda 5 akibat Masalah Roda Belakang Copot

Chery kembali melakukan penarikan terhadap ribuan unit Omoda 5 di Malaysia setelah terungkap adanya masalah serius pada bagian poros roda belakang yang dapat menyebabkan roda terlepas saat berkendara. Situasi ini menjadi sorotan publik karena insiden serupa sempat terjadi pada model yang sama pada tahun 2024.
Chery Auto Malaysia mengumumkan bahwa mereka akan melakukan recall terhadap sebanyak 8.878 unit Omoda 5. Langkah ini diambil untuk memeriksa dan memastikan keamanan komponen di bagian belakang kendaraan, serta melakukan penggantian tanpa biaya jika ditemukan adanya kerusakan.
Insiden terbaru terjadi pada 6 Oktober 2026, di Jalan Pandan, Johor Bahru, Malaysia, dekat AEON Mall Tebrau City. Foto dan rekaman dari kamera dasbor menunjukkan sebuah Omoda 5 berwarna hitam terhenti di tengah jalan, dengan suspensi belakang dan kedua roda terlepas dari kendaraan.
Untungnya, tidak ada laporan mengenai cedera akibat kejadian tersebut. Namun, insiden ini kembali menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan komponen suspensi Omoda 5, mengingat permasalahan yang sama sebelumnya sudah memicu sebuah kampanye pemeriksaan dua tahun lalu.
Masalah yang dihadapi terletak pada pengelasan poros belakang.
Dalam penjelasannya, Chery mengungkapkan bahwa hasil investigasi menunjukkan adanya titik-titik pengelasan pada lengan suspensi belakang yang tidak memenuhi standar kekuatan yang diperlukan. Hal ini berpotensi mengakibatkan kerusakan komponen ketika kendaraan mengalami situasi berkendara yang ekstrem.
Chery, sebagai produsen otomotif asal China, telah bekerja sama dengan Departemen Transportasi Jalan Malaysia (JPJ) untuk menyelidiki masalah ini lebih lanjut. Mereka juga mengkonfirmasi bahwa desain komponen yang terkait dengan masalah ini telah dihentikan penggunaannya.
Melalui program recall ini, sebanyak 8.878 unit Omoda 5 akan menjalani pemeriksaan menyeluruh. Komponen yang teridentifikasi bermasalah akan diganti tanpa biaya jika diperlukan.
Pemeriksaan juga akan dilakukan pada kendaraan Omoda 5 yang diproduksi pada tahun 2023 dan dipasarkan di negara lain. Namun, Chery belum memberikan rincian lengkap mengenai tahun produksi yang termasuk dalam program recall di Malaysia.
Sementara itu, JPJ telah menangguhkan persetujuan tipe kendaraan untuk model Omoda 5. Hal ini menyebabkan pembatasan pada pendaftaran kendaraan baru hingga penyelidikan teknis selesai dilakukan.
Masalah pada poros roda belakang Omoda 5 bukanlah yang pertama kali terjadi di Malaysia. Pada April 2024, sebuah unit juga dilaporkan mengalami kerusakan pada balok poros roda belakang saat melaju dalam kondisi lalu lintas yang lambat.
➡️ Baca Juga: 10 Penyebab Laptop Lama Bermasalah yang Harus Diketahui Sebelum Terlambat
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengurangi Lemak Tubuh Sambil Mempertahankan Massa Otot yang Kuat




