Awalnya Maju Mundur, Ini Sosok yang Berjasa Pertemukan Denada dengan Ressa Rizky

— Paragraf 1 —
Jakarta, VIVA – Momen pertemuan Denada dengan sang anak, Ressa Rizky Rossano, akhirnya terwujud setelah melalui proses panjang yang penuh dinamika. Di balik pertemuan tersebut, terungkap sosok penting yang turut berperan besar dalam menjembatani hubungan keduanya.
— Paragraf 2 —
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Denada membagikan potret hangat bersama Ressa. Senyum keduanya menjadi penanda bahwa hubungan yang sempat renggang kini mulai mencair. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
— Paragraf 3 —
“Alhamdulillah, Allah Maha Besar,” tulis Denada dalam unggahannya disertai emoji cinta, dikutip Jumat, 20 Maret 2026.
— Paragraf 5 —
Tak hanya bersyukur, Denada juga menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang telah membantunya melewati masa sulit. Salah satu nama yang disorot adalah Intan Erlita, seorang psikolog yang disebut memiliki peran krusial dalam proses tersebut.
— Paragraf 6 —
“Terimakasih atas doa dan bantuan dari semua kerabat, dan keluarga. Terimakasih bu @intan__erlita, ibu psikolog kesayangan yg baik, atas bantuan, bimbingan dan pendampingannya,” lanjut Denada.
— Paragraf 7 —
Perjalanan Tak Mudah, Ressa Sempat Ragu
— Paragraf 8 —
Sebelum pertemuan itu terjadi, Denada harus melalui proses yang tidak mudah. Ia mengawali dengan menghubungi Ressa melalui pesan WhatsApp, sehari setelah menyampaikan klarifikasi ke publik.
— Paragraf 9 —
“Jadi tanggal 3 Februari, jadi satu hari setelah aku bikin video (klarifikasi) itu, di situ aku WhatsApp dia,” ungkap Denada, mengutip video YouTube Feni Rose.
— Paragraf 10 —
Dengan penuh harap, Denada menyampaikan keinginannya untuk bertemu secara sederhana tanpa paksaan.
— Paragraf 11 —
“Ressa, semoga Ressa sehat selalu. Kalau boleh dan kalau Ressa mau, ingin rasanya ketemu Ressa,” ujar Denada.
— Paragraf 12 —
“Nggak untuk apa-apa, aku hanya ingin ketemu, pengin peluk aja. Tapi kalau hanya Ressa mau aja. Paling lama 30 menit. Tapi kalau Ressa nggak mau, dimengerti kok,” imbuhnya.
— Paragraf 13 —
Namun, respons dari Ressa tidak langsung menunjukkan kepastian. Bahkan, ia sempat berada dalam posisi bimbang.
— Paragraf 14 —
“Dia cuma bilang intinya dia jadi maju mundur mau ketemu,” lanjut Denada.
— Paragraf 15 —
Tetap Sabar dan Tidak Memaksa
— Paragraf 16 —
Di tengah keraguan tersebut, Denada memilih untuk tidak menekan sang anak. Ia menyadari kesalahan di masa lalu dan berusaha menghormati perasaan Ressa.
➡️ Baca Juga: Strategi Latihan Desember untuk Menjaga Kebugaran dengan Efektif dan Tanpa Stres
➡️ Baca Juga: Jadwal Salat Hari Ini di Wilayah DKI Jakarta, Kamis 5 Maret 2026




