PKB Bentuk Satgas Prabowonomics untuk Awasi Agenda Ekonomi Presiden Prabowo

Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) baru saja meluncurkan Satgas ‘Prabowonomics’.
Satgas ini berfungsi sebagai platform untuk terus mendukung dan mengawasi pelaksanaan agenda ekonomi yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Keberadaan satgas ini dianggap sebagai tanda dukungan terhadap inisiatif ekonomi nasional yang perlu dipantau agar dapat lebih menjangkau dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara adil.
Ketua Umum Dewan Komando Pusat Panji Bangsa, Rivqy Abdul Halim, menekankan bahwa pembentukan Satgas Prabowonomics bukan sekadar sebuah gerakan politik atau sekadar slogan, melainkan sebuah usaha nyata untuk mendorong penerapan prinsip ekonomi konstitusi dalam kebijakan pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan Rivqy saat peluncuran Satgas ‘Prabowonomics’ di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, pada Kamis, 18 Agustus 2026.
“Satgas Prabowonomics dibentuk untuk mengawal arah baru ekonomi konstitusi menuju masa depan Indonesia, selaras dengan rekomendasi hasil ijtima ulama yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Harlah PKB ke-28,” ungkap Rivqy.
Menurut Gus Rivqy, pengawasan ini akan difokuskan pada program-program pemerintah yang berkaitan langsung dengan amanat Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.
Ia menegaskan bahwa kedua pasal tersebut harus menjadi landasan utama dalam memastikan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga menjamin pemerataan dan perlindungan sosial.
“Intinya, kami akan berada di garis terdepan untuk mengawasi dan melanjutkan program-program pemerintah yang merupakan implementasi dari Pasal 33 dan 34,” pungkasnya.
Rivqy menambahkan, Panji Bangsa bertekad untuk memastikan bahwa semangat ekonomi konstitusi tidak hanya menjadi wacana di ruang diskusi.
Ia berpendapat, keberhasilan kebijakan ekonomi harus terukur dari dampaknya terhadap masyarakat, khususnya bagi kelompok-kelompok yang selama ini terpinggirkan dan pelaku ekonomi rakyat.
“Kami ingin agar prinsip ekonomi konstitusi benar-benar dirasakan. Jangan sampai kebijakan yang terlihat baik di atas kertas, tetapi tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Satgas Prabowonomics, Ahmad Riyadi, yang akrab disapa Ary, menjelaskan bahwa satgas ini akan melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menjadi penggerak ekonomi konstitusi, baik dari segi konsep ekonomi maupun praktik lapangan.
Agenda yang dirancang tidak hanya terbatas pada kajian, tetapi juga mencakup pemantauan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan di lapangan.
➡️ Baca Juga: Strategi Bisnis untuk Mengoptimalkan Proses Penjualan dan Meningkatkan Pendapatan Stabil
➡️ Baca Juga: Pertimbangan Utama dalam Memilih Pasangan Menurut Buya Yahya yang Harus Diketahui



