Apakah Tangisan Keluarga Menyiksa Jenazah? Simak Penjelasan Buya Yahya di Sini

Jakarta – Penjelasan Buya Yahya kembali menarik perhatian banyak orang, khususnya mengenai mitos yang beredar di masyarakat tentang larangan menangis saat ada anggota keluarga yang meninggal. Terdapat kepercayaan bahwa air mata yang jatuh ke jenazah dapat menyebabkan almarhum mengalami siksaan. Namun, pandangan ini telah diklarifikasi oleh Buya Yahya.
Di berbagai wilayah, anggapan ini masih sering terdengar. Banyak individu yang memilih untuk menahan tangis ketika berada di dekat jenazah karena takut akan memberikan efek buruk pada jiwa yang telah pergi. Namun, menurut penuturan Buya Yahya, keyakinan ini tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran agama.
Dalam sebuah ceramah, Buya Yahya mempertanyakan asal-usul pemahaman tersebut yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
“Jangan menangis, nanti jika air matamu menetes ke mayat, mayatnya akan disiksa. Dari mana asal ilmu itu?” ungkap Buya Yahya yang dikutip dari Al Bahjah TV pada Minggu, 29 Maret 2026.
Ia melanjutkan dengan menjelaskan bahwa menangis adalah reaksi yang wajar dan manusiawi. Dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad SAW pun pernah menunjukkan kesedihan dengan menangis ketika kehilangan sosok yang dicintainya.
“Biarkan orang menangis, Nabi juga menangis. Air mata yang menetes ke bawah itu bukan hal yang harus dihindari,” tegasnya.
Buya Yahya juga menyoroti berbagai pemahaman yang keliru yang masih beredar di masyarakat, terutama di kalangan komunitas tertentu yang sangat mengedepankan tradisi tanpa memahami substansi ajarannya.
“Sering kali di desa-desa ada pemahaman yang aneh, seperti larangan untuk menangis karena takut air mata dapat menyiksa mayat. Itu tidak ada dasarnya,” tambahnya.
Namun, ada satu hal yang perlu dicermati. Ia mengingatkan bahwa yang tidak dianjurkan adalah jika seseorang sebelum meninggal justru mewasiatkan agar keluarganya menangis secara berlebihan setelah ia wafat.
“Yang tidak diperbolehkan adalah jika sebelum meninggal ada wasiat yang mengatakan, ‘Nak, jika aku mati nanti, tangisilah aku dengan sungguh-sungguh.’ Itu tidak boleh,” tegasnya lagi.
➡️ Baca Juga: Keenan Nasution Cabut Kasasi Lagu Nuansa Bening dan Akhiri Sengketa Secara Damai
➡️ Baca Juga: Mantan Istri Ungkap Dugaan Perselingkuhan Animator Nussa Rara dengan Bukti CCTV Hotel

