Chelsea Olivia Mengalami Pendarahan 2 Bulan dengan Perut Bengkak, Harus Jalani 4 Kali Operasi

Kabar terbaru yang mengejutkan datang dari Chelsea Olivia. Di balik penampilannya yang ceria sebagai seorang ibu dan istri, aktris yang dikenal luas ini tengah menghadapi perjuangan melawan masalah kesehatan serius yang mengganggu organ reproduksinya.
Istri Glenn Alinskie ini baru-baru ini membagikan pengalaman pahit yang dialaminya selama dua bulan terakhir. Segala sesuatu bermula setelah ia kembali dari perjalanan liburan ke Jepang pada Januari 2026. Chelsea mulai merasakan nyeri haid yang tidak biasa disertai kram. Awalnya, ia menganggap itu sebagai dampak dari kelelahan, namun kondisi tersebut segera berkembang menjadi pendarahan yang berkepanjangan. Mari kita selami cerita lengkapnya!
“Darahnya tidak kunjung berhenti. Sudah 10 hari, lalu 2 minggu, hingga memasuki 2 bulan, aku masih mengalami pendarahan,” ungkap Chelsea Olivia melalui unggahan di Instagram-nya, tertanggal Minggu, 1 Maret 2026.
Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Chelsea pun segera mengunjungi dokter spesialis kandungan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa rahimnya dalam kondisi baik dan terdapat banyak sel telur. Ia hanya diberikan obat untuk menyeimbangkan hormon. Sayangnya, setelah 10 hari mengonsumsi obat tersebut, pendarahan tidak juga berhenti, dan kondisi fisiknya semakin menurun.
Tidak puas dengan hasil tersebut, Chelsea mencari pendapat kedua. Ia berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam, menjalani serangkaian tes darah, dan kembali ke dokter kandungan untuk melepas IUD yang dipasangnya. Namun, hasil pemeriksaan tetap sama—tidak ditemukan adanya miom maupun kista.
“Pertanyaannya adalah mengapa? Sudah ada empat jenis obat dan tiga dokter, tetapi pendarahan ini terus berlanjut. Aktivitas sehari-hari menjadi sulit, karena kondisiku tidak bisa diprediksi, kadang baik dan kadang tidak,” keluhnya.
Selama dua bulan mengalami pendarahan, kondisi fisiknya juga mulai terpengaruh. Wajah dan matanya seringkali terlihat bengkak saat bangun tidur, disertai mual dan pusing yang hebat. Dalam waktu singkat, berat badannya pun meningkat hampir lima kilogram, sehingga perutnya terlihat membesar.
“Cuma ingin mengatakan, aku ingin memeluk semua perempuan yang pernah mengalami fase seperti ini. Ini tidak mudah, sangat melelahkan dan membuat frustrasi,” curhat Chelsea.
Merasa perlu mendapatkan opini medis lain, Chelsea akhirnya terbang ke Penang, Malaysia, untuk berkonsultasi di rumah sakit di sana. Di tempat tersebut, ia ditangani oleh dokter kandungan yang keempat. Melalui pemeriksaan USG, akhirnya terungkap penyebab masalah yang selama ini tidak terdeteksi: adanya polip di dalam rahim yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon.
➡️ Baca Juga: Sri Mulyani Bocorkan Lembaga Baru Segera Lahir di Era Prabowo
➡️ Baca Juga: Pembangunan Bendungan Terbesar di Asia Tenggara Dimulai


