Kedubes Iran Tegaskan Serangan ke Pangkalan AS Tidak Cerminkan Permusuhan dengan Negara Teluk

Jakarta – Kedutaan Besar Iran menegaskan komitmennya untuk mempertahankan hubungan yang harmonis dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini didasarkan pada prinsip saling menghormati, hubungan bertetangga yang baik, serta penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing negara.
Dalam siaran pers yang dikeluarkan pada hari Senin, Kedubes Iran menegaskan bahwa tindakan pertahanan yang dilakukan terhadap pangkalan dan fasilitas militer Amerika Serikat tidak boleh dianggap sebagai bentuk permusuhan terhadap negara-negara di kawasan tersebut. Iran ingin menekankan bahwa operasi ini memiliki tujuan yang lebih jelas.
Negara-negara di kawasan tentunya menyadari bahwa kehadiran pangkalan militer Amerika tidak hanya gagal dalam meningkatkan keamanan, tetapi juga sering kali digunakan untuk mendukung rezim yang melakukan tindakan agresif terhadap rakyat, termasuk tindakan kekerasan terhadap anak-anak.
Lebih lanjut, Kedubes Iran menjelaskan bahwa operasi pertahanan tersebut diarahkan pada target dan fasilitas yang merupakan sumber dari tindakan agresif terhadap Iran, atau yang berfungsi mendukung tindakan tersebut. Ini menunjukkan bahwa Iran berusaha melindungi rakyatnya dari ancaman yang nyata.
Kedutaan juga menyatakan bahwa pengkhianatan yang terus-menerus dilakukan oleh Amerika dalam proses negosiasi membuat Iran kehilangan kepercayaan untuk melanjutkan dialog dengan negara tersebut. Hal ini menjadi isu serius yang menyangkut hubungan diplomatik antara kedua negara.
Iran menganggap tindakan AS sebagai pengkhianatan terhadap upaya diplomasi yang telah dilakukan. Pengkhianatan ini terjadi untuk pertama kalinya ketika Amerika secara sepihak menarik diri dari JCPOA pada tahun 2018 di bawah pemerintahan Trump, mengubah dinamika hubungan kedua negara.
Kedua kalinya, AS melakukan serangan terhadap Iran pada bulan Juni 2025, yang berlangsung di tengah-tengah proses perundingan, sebelum putaran keenam dialog. Ketiga, serangan terbaru dilakukan pada 28 Februari setelah pertemuan kedua dalam proses perundingan, memperburuk situasi yang ada.
Iran selalu menunjukkan komitmennya terhadap perdamaian yang berkelanjutan di kawasan Timur Tengah. Namun, dalam upaya mempertahankan kehormatan dan kedaulatan, Iran tidak akan ragu untuk mengambil tindakan yang diperlukan. Kedutaan Besar Iran kembali menegaskan penolakannya terhadap tindakan agresif yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel yang mengancam integritas wilayah Iran.
➡️ Baca Juga: Laporan Terbaru: Kondisi Pendidikan di Daerah Terpencil
➡️ Baca Juga: UMKM Fashion Muslim Tembus Pasar Afrika



