Yann Sommer Mengakui Kekalahan dari AC Milan, Inter Kurang Kreatif dalam Pertandingan

Kiper Inter Milan, Yann Sommer, menyampaikan penilaian yang terbuka setelah timnya mengalami kekalahan 0-1 dari AC Milan dalam laga Derby della Madonnina yang berlangsung di Stadion San Siro pada Senin, 9 Maret 2026 dini hari WIB.
Sommer menyoroti bahwa Inter kurang kreatif dalam penguasaan bola dan minim dalam menciptakan peluang untuk mencetak gol, yang mengakibatkan mereka gagal menyamakan kedudukan. Menurut kiper asal Swiss ini, Inter seharusnya bisa meningkatkan performa mereka di babak kedua, akan tetapi tetap tidak berhasil memanfaatkan peluang yang ada.
“Kami memang kurang kreatif dalam mengolah bola dan tidak banyak menciptakan peluang untuk mencetak gol,” ungkap Sommer kepada Inter TV setelah pertandingan.
Ia juga mengakui bahwa gol yang dicetak oleh Milan menjadi momen yang sangat menyakitkan bagi timnya. Meskipun begitu, Sommer tetap optimis bahwa Inter masih memiliki kesempatan untuk mencetak gol penyama kedudukan dalam laga tersebut.
“Sayangnya, kami kebobolan gol yang sangat menyakitkan. Saya perlu menganalisis kejadian-kejadian tersebut, tetapi saya yakin kami memiliki peluang untuk menyamakan skor. Hanya saja, kami gagal memanfaatkan kesempatan itu hari ini,” ujarnya.
Walaupun merasa kecewa dengan hasil derby, Sommer menekankan bahwa kekalahan ini tidak seharusnya membuat tim kehilangan fokus dalam perburuan gelar Serie A. Ia mengingatkan bahwa Inter masih berada di puncak klasemen dengan selisih tujuh poin.
Menurutnya, tim harus segera memfokuskan perhatian pada pertandingan berikutnya melawan Atalanta. Sommer menambahkan bahwa Inter memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.
“Rasanya sangat sakit kalah dalam derby, tetapi kini kami harus tenang dan bersiap untuk menghadapi Atalanta dengan pikiran yang jernih. Kami mempunyai waktu seminggu penuh untuk bekerja, dan keunggulan tujuh poin masih ada. Sekarang, pertandingan selanjutnya adalah yang terpenting,” jelas Sommer.
Ia juga menyinggung keadaan skuad Inter yang tidak sepenuhnya ideal dalam pertandingan tersebut. Beberapa pemain kunci tidak bisa tampil, termasuk Lautaro Martinez yang mengalami cedera, serta Marcus Thuram yang harus duduk di bangku cadangan karena sakit.
Sommer mengakui bahwa absennya beberapa pemain berpengaruh dapat memengaruhi performa tim. Namun, ia menekankan bahwa kondisi ini tidak dapat dijadikan alasan atas hasil yang diperoleh.
“Bagi sebuah tim, selalu sulit ketika banyak pemain penting absen. Namun, kita tidak bisa mengubah situasi tersebut. Kami memiliki skuad yang besar dengan banyak pemain berkualitas,” tuturnya.
➡️ Baca Juga: Pemberdayaan Perempuan di Sektor Pertanian Indonesia
➡️ Baca Juga: Galaxy A55 atau A35? Panduan Memilih Berdasarkan Kebutuhan & Budget




