CAS Ringankan Sanksi Tujuh Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia, FAM Tetap Kecewa

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) merespons keputusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengenai kasus tujuh pemain naturalisasi yang sebelumnya mendapat sanksi dari FIFA. Keputusan ini menjadi sorotan karena berkaitan erat dengan masa depan karir para pemain tersebut di tim nasional.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui laman FAM pada hari Jumat, federasi sepak bola Malaysia menegaskan sikap mereka yang tetap menghormati otoritas CAS. Meskipun demikian, FAM menganggap bahwa hukuman yang diterima oleh para pemain tersebut terasa tidak sebanding, terutama jika dibandingkan dengan keputusan serupa yang pernah diambil oleh lembaga ini di masa lalu.
FAM juga menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan ini, yang dirasa sangat merugikan para atlet yang terkena dampak. Mereka menegaskan bahwa para pemain tersebut tidak terlibat dalam proses administratif yang menjadi sumber masalah dan tidak memiliki pengetahuan mengenai isu-isu terkait dokumen yang dipermasalahkan.
Lebih lanjut, FAM ingin menekankan bahwa ketujuh pemain yang terkena sanksi adalah warga negara Malaysia yang sah. Mereka telah memperoleh kewarganegaraan sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini, sehingga tidak ada alasan untuk mempertanyakan status mereka.
Dalam putusannya, CAS memutuskan bahwa para pemain hanya akan mengalami larangan bermain selama satu tahun. Sanksi ini jauh lebih ringan dibandingkan dengan hukuman awal yang mencakup larangan dari seluruh aktivitas sepak bola, yang jelas berdampak besar pada karir mereka.
CAS dalam pernyataan resminya menjelaskan bahwa pelanggaran terkait pemalsuan dokumen kelayakan pemain memang terbukti. Namun, lembaga tersebut berpendapat bahwa hukuman yang lebih proporsional adalah larangan untuk tampil di pertandingan resmi selama 12 bulan, alih-alih larangan yang lebih luas.
Sebelumnya, FIFA memberikan sanksi yang lebih keras pada bulan September tahun lalu, berupa larangan berkompetisi selama 12 bulan dari semua bentuk aktivitas sepak bola kepada tujuh pemain tersebut. Sanksi ini diterapkan setelah terdeteksinya pemalsuan dokumen yang memungkinkan mereka untuk membela Malaysia dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia AFC melawan tim nasional Vietnam pada bulan Juni sebelumnya.
Di antara para pemain yang terkena sanksi adalah Facundo Garcés dari klub Deportivo Alavés. Selain Garcés, enam pemain lainnya yang juga terdampak termasuk Gabriel Arrocha dari Unionistas de Salamanca, Rodrigo Holgado dari América de Cali, Imanol Machuca dari Vélez Sarsfield, serta tiga pemain dari Johor Darul Ta’zim yaitu João Figueiredo, Jon Irazabal, dan Héctor Hevel.
➡️ Baca Juga: Fenomena Cuaca Ekstrem: Apa yang Harus Kita Siapkan?
➡️ Baca Juga: Fitur “Lock Folder” Tersembunyi di Galeri Android: Sembunyikan Foto & Video Pribadi dengan Aman



