Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk sektor transportasi di Indonesia tetap terjamin dan belum terpengaruh oleh konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Dalam pertemuan yang dilakukan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pertamina, Dudy menyatakan bahwa pasokan BBM untuk sektor transportasi akan terus diupayakan agar tetap tersedia bagi masyarakat.
“Sesuai dengan penjelasan dari staf ahli Kementerian ESDM, semua aspek terkait ketersediaan BBM dalam kondisi aman,” kata Dudy di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, pada hari Senin, 30 Maret 2026.
Dengan adanya kepastian dari Kementerian ESDM serta Pertamina, Dudy menegaskan bahwa operasional sektor transportasi akan berlangsung normal seperti biasanya.
“Jadi, kita harus mempercayai dan meyakini informasi ini, serta melaksanakan kegiatan transportasi sesuai dengan prosedur yang ada,” ujarnya.
Terkait dengan kemungkinan pengeluaran kebijakan khusus oleh Kemenhub mengenai potensi kenaikan harga minyak, Dudy memastikan bahwa saat ini pihaknya belum menyiapkan langkah-langkah tersebut.
Menurutnya, ketersediaan BBM di Indonesia saat ini masih dalam keadaan aman, sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya oleh Kementerian ESDM dan Pertamina.
“Sampai saat ini belum ada kebijakan dari Kemenhub. Jadi, jika pihak ESDM dan Pertamina menyatakan bahwa stok BBM aman, maka dapat dipastikan keadaan tersebut aman,” ungkap Dudy.
Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa di masa mendatang, mungkin akan ada penyesuaian Tarif Batas Atas (TBA) untuk tiket penerbangan, jika harga avtur mengalami peningkatan signifikan.
“Kita harus mengantisipasi hal tersebut. Namun secara resmi, kita tetap menunggu pernyataan dari Kementerian ESDM,” tuturnya.
➡️ Baca Juga: Cara iPhone Mengoptimalkan Screen Recording Agar Tutorial Video Bisa Dibuat Berkualitas
➡️ Baca Juga: Poltek PGRI Banten: Menjadi Pilihan Terbaik untuk Pendidikan Tinggi
