Proyek Akhir Jurusan Sistem Komputer untuk Mahasiswa

Artikel ini memetakan lanskap solusi digital yang memperbaiki alur akademik dari proposal hingga ujian. Fokus kami adalah pada implementasi sistem informasi berbasis web yang mengorkestrasi peran dosen, koordinator, dan mahasiswa.

Contoh nyata adalah SIM-TA UNM (Nurfadilah Hambali, 2023) yang memakai model prototyping dan diuji dengan ISO 25010, menunjukkan kecukupan fitur, keandalan, dan performa tinggi. Studi lain di Indonesia juga menunjukkan variasi arsitektur, metode pengembangan, dan dukungan mobile.

Di bagian ini pembaca akan mendapatkan peta metode, tolok ukur kualitas, dan ringkasan manfaat arsitektur berbasis web. Untuk studi teknis lebih lanjut, lihat analisis terperinci pada rujukan berikut: rancang bangun SIM-TA.

Poin Kunci

Mengapa proyek akhir jurusan sistem komputer krusial bagi peningkatan kompetensi mahasiswa

Implementasi otomasi akademik di beberapa perguruan tinggi memperlihatkan manfaat nyata bagi penguasaan kompetensi mahasiswa.

Sistem informasi yang berbasis web memungkinkan manajemen proposal, penjadwalan, dan penilaian dengan peran jelas: mahasiswa, pembimbing, penguji, PIA, sekjur, dan kabag admik. Studi UPN “Veteran” Jatim (2016) menunjukkan alur ini menurunkan friksi administratif dan meningkatkan mutu lulusan.

PENS-ITS (2011) menambahkan fitur pengajuan online hingga penerbitan SK, serta pencarian judul TA. Dampaknya, mahasiswa belajar bekerja berbasis data, melatih kolaborasi lintas peran, dan mengikuti proses yang menyerupai praktik industri.

Peran Fungsi sebelum digital Fungsi setelah digital Dampak
Mahasiswa Manual pengajuan Pengajuan & tracking online Mandiri mengelola milestone
Dosen Bimbingan tatap muka intens Asinkron & pelacakan revisi Efisiensi waktu bimbingan
Program studi Proses terfragmentasi Orkestrasi peran terdigital Lebih cepat dan transparan

Untuk gambaran evaluasi sidang yang menentukan kelulusan, lihat sidang tugas akhir.

Metode pengembangan yang terbukti pada studi kasus nyata

Metode pengembangan menentukan bagaimana kebutuhan pengguna diubah menjadi fungsi nyata. Pilihan yang tepat membantu tim akademik cepat menyesuaikan fitur dan menjaga kualitas layanan.

R&D dengan model prototyping: perencanaan hingga penggunaan (SIM-TA UNM)

SIM-TA UNM menerapkan R&D dengan prototyping yang meliputi perencanaan, analisis, perancangan, penerapan, dan penggunaan. Model ini mendukung iterasi saat kebutuhan berubah. Hasil uji ISO 25010 menunjukkan kecukupan fitur dan keandalan.

Waterfall untuk manajemen tahapan formal dan pengujian (FKTI Unmul, Trisakti)

FKTI Unmul dan Trisakti memakai waterfall untuk menjaga disiplin tahapan: requirements, design, implementation, evaluation. FKTI Unmul juga memilih PHP/MySQL dan white-box testing untuk memverifikasi logika bimbingan tanpa tatap muka.

Desain UI/UX ergonomi berbasis kebutuhan pemangku kepentingan

Rancangan UI menurut Nofirza (2020) menekankan riset pengguna, aturan display, warna, dan tipografi. Validasi pada 3 dosen dan 23 mahasiswa membantu menyempurnakan antarmuka agar beban kognitif rendah.

Metode Keunggulan Kasus Hasil Uji / Validasi
Prototyping (R&D) Iterasi cepat, adaptif SIM-TA UNM ISO 25010: fitur & reliabilitas baik
Waterfall Dokumentasi & kontrol kuat FKTI Unmul, Trisakti White-box testing; alur bimbingan terverifikasi
UI/UX ergonomi Adopsi lebih cepat, beban kognitif rendah Studi Nofirza (2020) Uji: 3 dosen, 23 mahasiswa

Untuk analisis metodologis lebih lengkap, lihat dokumen rujukan berikut: tinjauan metode dan validasi.

Implementasi sistem informasi berbasis web yang mendukung proses tugas akhir

“Integrasi fitur penilaian tanpa login ulang mengubah efisiensi kerja penguji pada masa sidang.”

Fitur direct link penilaian untuk efisiensi dosen dan penguji

Direct link pada sistem informasi memotong langkah login dan pencarian manual. SIM-TA UNM menambahkan fitur ini sehingga dosen dapat memberi nilai langsung tanpa berulang masuk ke akun.

Langkah ini menghemat waktu saat jadwal ujian padat. Pengujian performa SIM-TA UNM menunjukkan load 1,54 detik, yang menandakan respons cepat dan pengalaman pengguna yang baik.

Akses mobile web untuk pendaftaran dan monitoring proses TA

Desain berbasis web memungkinkan akses lintas perangkat. STMIK Palangkaraya merilis mobile web untuk pendaftaran dan pengumpulan data, sehingga mahasiswa dapat mendaftar dari lapangan atau saat bimbingan.

PENS-ITS dan UPN “Veteran” Jatim menunjukkan bahwa alur online dari pengajuan hingga penerbitan SK dan monitoring lintas peran menyederhanakan administrasi. Arsitektur modular memudahkan penambahan fitur seperti kalender ruangan, tanda tangan digital, dan dashboard KPI.

“Desain yang responsif dan alur terintegrasi mengurangi friksi administratif dan meningkatkan transparansi.”

Evaluasi kualitas: dari ISO 25010 hingga keandalan dan keamanan sistem

Evaluasi kualitas menilai apakah fitur, performa, dan keamanan bekerja sesuai kebutuhan akademik.

Functional suitability, reliability, dan performance efficiency

Functional suitability memastikan cakupan fitur tercapai. SIM-TA UNM mencatat feature completeness = 1, yang berarti fungsi inti tersedia tanpa gap kritis.

Reliability teruji oleh WAPT dengan 100% sukses, menandai stabilitas saat lonjakan trafik. Performance efficiency mencapai Grade A dan waktu muat rata-rata 1,54 detik, hasil optimasi kueri dan caching pada aplikasi berbasis web.

Usability dan compatibility lintas peramban serta perangkat

Usability dinilai oleh 39 responden dengan hasil 87,8% baik. Ini menunjukkan navigasi dan terminologi selaras dengan pengguna akademik.

Compatibility dan portability divalidasi via BrowserStack (nilai 1), sehingga tampilan dan deployment mudah di berbagai lingkungan server dan perangkat.

Security, portability, dan maintainability dalam praktik

Security terverifikasi oleh SSLTrust dan VirusTotal tanpa temuan. Praktik ini melindungi transport layer dan paket aplikasi.

Aspek Metode Uji Hasil Implikasi
Functional suitability ISO 25010 Feature completeness = 1 Fitur inti lengkap
Reliability WAPT stress test 100% sukses Stabil saat beban tinggi
Performance Load test Grade A, 1,54s Respons cepat pada aplikasi berbasis web
Maintainability & Security Instrumentasi, SSLTrust, VirusTotal Memenuhi; No Issue Mudah dipelihara & aman

Ringkasnya, penilaian multidimensi ini memberi dasar yang kuat untuk penerapan sistem informasi kampus yang andal dan aman. Implementasi berfokus pada operasi, monitoring, dan pengembangan berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan sistem informasi.

proyek akhir jurusan sistem komputer: rangkaian studi kasus di Indonesia

Kasus implementasi dari beragam kampus menunjukkan kombinasi teknologi dan tata kelola yang berbeda. Studi ini membantu program studi merancang ulang alur kerja berdasarkan kesiapan teknis dan kebutuhan pengguna.

UNM: SIM-TA dengan direct link dan performa terukur

UNM memperkenalkan direct link untuk penilaian, mengurangi langkah login dan pencarian. Hasil uji ISO 25010 lengkap, waktu muat rata-rata 1,54 detik, usability 87,8%, dan keamanan terverifikasi.

FKTI Unmul: bimbingan online untuk kolaborasi efektif

FKTI Unmul memakai model Waterfall dengan PHP/MySQL dan white-box testing. Platform ini mendukung bimbingan tanpa tatap muka sehingga umpan balik lebih cepat dan dokumentasi lebih rapi.

Trisakti: Final Project 1 dari proposal hingga seminar

Trisakti menerapkan workflow berbasis Waterfall untuk Final Project 1. Fokusnya pada alur proposal dan seminar hasil, dengan penerapan PHP/MySQL meski belum sepenuhnya terintegrasi ke sistem kampus.

PENS-ITS & STMIK Palangkaraya: otomasi end-to-end dan akses mobile

PENS-ITS mengotomasi pengajuan, persetujuan, pemilihan pembimbing, dan penerbitan SK. STMIK Palangkaraya menambahkan mobile web untuk pendaftaran dan pengumpulan data sehingga proses lebih cepat dan akurat.

Panduan praktis bagi program studi dan mahasiswa untuk replikasi keberhasilan

Mulai dari peta kebutuhan hingga pengukuran pasca-peluncuran, panduan ini menyajikan langkah praktis untuk replikasi implementasi yang berhasil.

Roadmap implementasi

Analisis kebutuhan: libatkan mahasiswa, dosen, koordinator, dan admin. Dokumentasikan persona, user journey, dan pain points.

Desain & pengembangan: gunakan prototyping untuk validasi UX cepat, lalu stabilkan rilis dengan Waterfall atau hybrid sesuai kebijakan kampus.

Uji & peluncuran: jalankan white-box/unit test, kompatibilitas via BrowserStack, dan uji beban untuk mengukur reliabilitas.

Integrasi proses inti

Orkestrasi end-to-end harus mencakup pengajuan, persetujuan pembimbing, penjadwalan, penilaian dengan direct link, dan pelacakan status.

Terapkan arsitektur berbasis web modular: autentikasi aman, manajemen berkas, workflow engine, dan API untuk SSO kampus.

Fase Contoh praktik Hasil
Prototyping UNM Validasi UX & ISO 25010
Waterfall/Hybrid FKTI Unmul / Trisakti Dokumentasi & stabilitas
Mobile & Operasi PENS-ITS / STMIK Palangkaraya Otomasi end-to-end & akses mobile

“Pilot terbatas dan materi sosialisasi mengurangi risiko saat adopsi.”

Kesimpulan

Ringkasan studi nasional menegaskan kombinasi praktik teknis dan tata kelola jadi penentu keberhasilan implementasi digital akademik.

Kasus UNM membuktikan bahwa fitur direct link dan pengujian ISO 25010, dengan waktu muat 1,54 detik, meningkatkan efisiensi penilaian. FKTI Unmul dan Trisakti menegaskan bahwa model Waterfall cocok untuk dokumentasi dan kontrol proses.

Implementasi di PENS-ITS dan UPN “Veteran” Jatim memperlihatkan alur online lengkap—dari pengajuan hingga penerbitan SK—serta koordinasi enam peran untuk pemantauan dan penilaian yang lebih baik.

Studi STMIK Palangkaraya dan Nofirza menyorot nilai desain UI/UX ergonomi dan akses mobile. Integrasi ini memaksimalkan adopsi pada platform sistem informasi yang berbasis web.

Kesimpulan: Dengan roadmap yang jelas, evaluasi ISO, dan KPI terukur, institusi dapat mereplikasi praktik terbaik untuk meningkatkan kualitas layanan dan lulusan secara berkelanjutan.

➡️ Baca Juga: Penanganan Kasus Korupsi di Sektor Publik: Upaya Pemberantasan

➡️ Baca Juga: PLN Luncurkan Program Energi Terbarukan untuk Daerah Terpencil

Exit mobile version