Lebih dari 1,5 juta pengguna dilaporkan telah meninggalkan platform ChatGPT milik OpenAI dalam beberapa hari terakhir. Perpindahan ini dipicu oleh kontroversi yang melibatkan kerja sama antara OpenAI dan pemerintah Amerika Serikat, khususnya dengan Departemen Pertahanan.
Seperti yang dilaporkan oleh Forbes pada Rabu, 5 Maret 2026, keputusan OpenAI untuk memberikan izin kepada Departemen Pertahanan AS untuk menggunakan model AI mereka dalam jaringan terproteksi telah menimbulkan reaksi keras dari publik. Banyak pengguna yang akhirnya beralih ke Claude, chatbot yang dikembangkan oleh Anthropic, yang dikenal menolak memberikan akses tanpa batas kepada pemerintah AS.
Sebuah situs yang menggalang dukungan untuk memboikot ChatGPT mengklaim bahwa lebih dari 1,5 juta orang telah meninggalkan layanan tersebut. Selain kerja sama dengan Departemen Pertahanan, kontrak OpenAI dengan ICE, serta sumbangan sebesar US$25 juta atau sekitar Rp420 miliar dari Presiden OpenAI, Greg Brockman, kepada MAGA Inc. turut berkontribusi pada kekecewaan di kalangan pengguna.
Dalam perkembangan yang bersamaan, aplikasi Claude dilaporkan mengalami lonjakan popularitas, mencapai posisi teratas di tangga unduhan App Store, mengalahkan ChatGPT.
Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk menutup akun ChatGPT dan beralih ke platform AI lainnya, terdapat beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan agar data dan riwayat percakapan Anda tidak hilang secara tiba-tiba.
Langkah pertama yang perlu diambil adalah mengekspor seluruh data percakapan Anda. OpenAI menyediakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengunduh arsip lengkap dari semua riwayat chat.
Proses ini tidak berlangsung instan dan bisa memerlukan waktu sebelum Anda menerima email dengan tautan unduhan. Oleh karena itu, disarankan untuk menunggu hingga file tersebut diterima sebelum melakukan penutupan akun.
Untuk mengekspor data melalui browser, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka situs ChatGPT melalui browser Anda.
2. Klik ikon profil yang terletak di pojok kiri bawah layar.
3. Pilih opsi ‘Settings’.
4. Klik pada menu ‘Data controls’.
5. Tekan tombol ‘Export’ di samping opsi ‘Export data’ dan ikuti instruksi yang muncul di layar.
Di menu yang sama, terdapat opsi untuk menghapus seluruh percakapan. Namun, harap diingat bahwa penghapusan ini bersifat permanen, jadi pastikan arsip data Anda telah berhasil diunduh sebelumnya.
Menurut informasi dari halaman dukungan OpenAI, percakapan yang dihapus akan dijadwalkan untuk penghapusan permanen, namun proses ini dapat memakan waktu hingga 30 hari.
➡️ Baca Juga: AI Edit Video Massal: 100 YouTube Shorts Sekaligus, Kenapa Bisa Di-Banned?
➡️ Baca Juga: Bagaimana Mode Mengubah Hidup Kita di 2025
